Madiun (Antara Jatim) - Kursi pimpinan definitif di DPRD Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang akan dipilih nantinya masih menunggu hasil rekomendasi dari masing-masing partai politik. "Sampai saat ini, empat kursi pimpinan definitif masih kosong, karena semua calon masih menunggu rekomendasi dari partai politik masing-masing," ujar Ketua Sementara DPRD Kabupaten Madiun, Djoko Setijono, kepada wartawan, Kamis. Sesuai hasil perolehan Pemilu Legislatif pada 9 April lalu, partai politik yang berhak menduduki empat kursi pimpinan definitif di DPRD Kabupaten Madiun adalah PKB, PDIP, Demokrat, dan Golkar. Adapun, PKB Berhasil meraih 13 kursi dari 45 kursi DPRD yang ada. Kemudian PDIP meraih delapan kursi, Demokrat meraih sebanyak enam kursi, dan Golkar meraih lima kursi. Menurut Djoko, saat ini masing-masing kandidat yang telah diajukan masih menunggu hasil rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing partainya. Sejumlah calon pimpinan yang bakal mengisi Ketua dan Wakil Ketua di DPRD Kabupaten Madiun, kebanyakan merupakan wajah lama. Yakni Djoko Setijono (PKB) yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Periode 2009-2014 dan Y Ristu Nugroho (PDIP) yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Madiun periode 2009-2014. Kemudian, Hari Puryadi (Partai Demokrat) yang sebelumnya di Komisi II DPRD Kabupaten Madiun periode 2009-2014 serta Bagus Rizky Dinarwan (Partai Golkar) yang sebelumnya di Komisi I DPRD Kabupaten Madiun periode 2009-2014. Dari sejumlah nama-nama yang dijagokan untuk menduduki kursi pimpinan definitif tersebut, dinilai DPP partainya telah layak dan memenuhi kriteria untuk memimpin. "Di antaranya adalah, loyalitas, memiliki kapasitas, dan banyak dukungan atau kepercayaan dari masyarakat pada pemilihan legislatif lalu," kata dia. (*)

Pewarta:

Editor : FAROCHA


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014