Kediri (Antara Jatim) - Tiga orang tenaga medis ikut mengawal para jamaah calon haji asal Kota Kediri yang diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Asrama Haji dan Bandara Juanda Surabaya. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima, Senin, mengatakan tiga orang petugas medis itu satu orang dokter serta dua tenaga perawat. Mereka bertugas menjaga dan memantau kesehatan para jamaah. "Petugas kami ikut mendampingi. Sekitar 80 persen dari jamaah, masuk kategori risiko tinggi, tapi kami juga ingatkan agar para jamaah juga menjaga kondisi fisiknya," katanya. Rombongan jamaah calon haji asal Kota Kediri berangkat menuju asrama haji di Sukolilo, Surabaya. Rombongan terbagi menjadi dua kloter yaitu 27 dan 28. Mereka naik empat bus ke Surabaya. Panitia pemberangkatan jamaah calon haji Zuhri mengatakan pada musim haji 2013 ini, jumlah jamaah yang berangkat mencapai 185 orang. Dari para jamaah itu, yang tertua usianya mencapai 85 tahun. "Untuk kloter 27 gabung dengan Kabupaten Kediri. Sedangkan kloter 28 gabung dengan Trenggalek dan Blitar," kata Zuhri. Suasana diselimuti haru ketika para calon haji mulai dilepas dan menaiki bus yang akan membawanya menuju asrama haji. Mereka saling berpelukan dan berdoa untuk keselamatan para calon haji. Akhirnya, rombongan yang diberangkatkan dari aula Pondok Pesantren Lirboyo tersebut dikawal polisi menuju Surabaya. (*)

Pewarta:

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013