KSO SCISI membuka kantor representasi pemasaran di Surabaya, Jawa Timur, untuk memperkuat layanan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI) sekaligus mendekatkan koordinasi dan komunikasi dengan importir serta pelaku usaha di wilayah perdagangan dan industri tersebut.

“Hari ini kami, KSO SCISI melakukan pembukaan Kantor Representasi Pemasaran di Surabaya yang merupakan bagian dari komitmen kami untuk semakin mendekatkan pelayanan verifikasi atau pemeriksaan impor kepada seluruh pelaku usaha yang ada di Provinsi Jawa Timur,” ujar Wakil Pimpinan KSO SCISI Rohindra Meison di Surabaya, Senin.

Menurut Meison, kebutuhan dunia usaha menuntut layanan yang cepat, responsif, transparan, dan profesional sehingga kehadiran kantor representasi diharapkan mempercepat koordinasi dan mempermudah pelayanan bagi importir maupun pemangku kepentingan terkait.

Ia menambahkan, KSO SCISI juga ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha guna menghadirkan layanan VPTI yang berkualitas dan mendukung kelancaran kegiatan impor nasional, khususnya di Jawa Timur.

Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Timur Hana Belladina menyebut pembukaan kantor tersebut menjadi langkah strategis untuk mendukung aktivitas perdagangan internasional dan memperkuat layanan verifikasi impor di Jawa Timur.

“Kami berharap sinergi antara KSO SCISI dengan pelaku usaha, asosiasi, dan stakeholder kepelabuhanan dapat terus diperkuat. Dengan komunikasi yang lebih dekat, tentu akan membantu menciptakan iklim usaha dan perdagangan yang semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur Sebastian Wibisono menilai keberadaan kantor representasi itu penting di tengah tingginya aktivitas impor melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pewarta: Willi Irawan

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026