Pemerintah Kota Surabaya menambah empat mobil kendaraan listrik yang digunakan sebagai perpustakaan keliling untuk memperkuat budaya literasi di masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya Yusuf Masruh di Surabaya, Senin, mengatakan layanan mobil perpustakaan keliling tersebut nantinya akan menyediakan ribuan koleksi buku, fasilitas dongeng, hingga sarana belajar interaktif bagi anak-anak maupun masyarakat umum secara gratis.
"Penambahan armada ini juga menjadi bagian dari kado Hari Jadi ke 733 Kota Surabaya (HJKS)," tuturnya.
Ia mengatakan, mobil perpustakaan itu nantinya tidak hanya melayani sekolah tetapi juga mendukung kegiatan literasi di lingkungan masyarakat hingga komunitas.
"Mobil perpustakaan itu memfasilitasi komunitas, RT/RW kalau acara literasi, termasuk masuk ke sekolah-sekolah," ujarnya.
Ia menjelaskan, empat mobil perpustakaan baru tersebut mulai dioperasikan pada Mei 2026 dan dengan kehadiran armada baru ini akan melengkapi empat mobil perpustakaan konvensional yang sebelumnya telah dimiliki Dispusip Surabaya.
"Yang lama kan (mobil konvensional) ada empat, dan yang baru nanti ada empat. Jadi total nanti ada delapan mobil perpustakaan," ujarnya.
Pihaknya juga membagi wilayah operasional delapan mobil perpustakaan agar layanan literasi bisa menjangkau lebih banyak kawasan di Kota Pahlawan.
Karenanya, Yusuf memastikan armada lama dan baru nantinya akan disebar ke sejumlah wilayah sesuai kebutuhan layanan masyarakat.
"Nanti kita bagi wilayah. Karena ada mobil perpustakaan yang lama, ada yang baru," tuturnya.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026