PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan pekerjaan pelebaran ruas jalan Tol Surabaya–Gempol segmen Kejapanan–Gempol sebagai bagian dari penguatan kapasitas infrastruktur jalan tol di koridor strategis Trans Jawa.
Pekerjaan pelebaran ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan pada ruas dengan volume lalu lintas yang terus berkembang khususnya sebagai jalur penghubung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dari arah Surabaya menuju Gempol, Pasuruan, Malang, maupun kawasan penyangga lainnya di Jawa Timur.
"Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur agar aktivitas lalu lintas tetap dapat berjalan dengan baik," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo di Surabaya, Jawa Timur, Kamis.
Hingga minggu ke-35, progres kumulatif realisasi pekerjaan tercatat mencapai 81,02 persen yang menunjukkan progres pekerjaan yang terus bergerak secara positif dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi serta keselamatan pengguna jalan.
Ria menuturkan, pihaknya melakukan percepatan pekerjaan secara optimal dengan memperhatikan aspek operasional di lapangan.
Ia memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi intensif agar pekerjaan pelebaran dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan secara signifikan.
Selama pekerjaan berlangsung, kata dia, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kebutuhan di lapangan dengan tetap memastikan operasional jalan tol berjalan normal.
JTT juga menyiagakan petugas dan perlengkapan pengamanan kerja guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan pekerja konstruksi.
Ria berharap pelebaran Ruas Surabaya–Gempol dapat mendukung konektivitas dan pertumbuhan kawasan di tengah mobilitas masyarakat yang dinamis.
“Kami ingin menghadirkan infrastruktur jalan tol yang mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pengguna jalan, baik dari sisi kenyamanan maupun efisiensi waktu tempuh,” ujar Ria.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026