Surabaya (AntaraJatim) - Salah satu elemen pendukung pasangan bakal Calon Gubernur Jawa Timur Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), Aliansi Wong Cilik Bersatu, menilai keputusan Partai Golkar menunda rekomendasi merupakan salah besar dan bisa berdampak pada kepercayaan masyarakat. "Slogan Partai Golkar adalah suara rakyat. Tapi dengan keragu-raguan memberikan dukungannya ke KarSa bisa membuat rakyat yang sudah terlanjur mempercayai Golkar kecewa," ujar Koordinator AWCB Nugroho kepada wartawan di Surabaya, Rabu. Menurut dia, Golkar saat ini mulai mengarah identik dengan rakyat sehingga harus mengikuti kemauan rakyat yang sudah terlanjur memilih KarSa. "Jika ingin dipercaya rakyat Jatim pada Pemilu Legislatif 2014 dan meningkatkan kembali elektabilitas maka Golkar harus mengikuti kemauan rakyat," katanya. Nugroho meminta Partai Golkar tidak usah berfikir terlalu panjang dalam memberikan dukungan ke KarSa pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim yang dilangsungkan 29 Agustus 2013 tersebut. Hal ini terbukti dari keberhasilan Soekarwo dalam menjalin kekuatan dan persaudaraan antarpartai di Jatim. "Meski Soekarwo tercatat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, namun semua partai dirangkul dan diajak bekerja sama. Hasilnya, tidak ada konflik antarpartai politik yang terjadi sampai lebih dari empat tahun kepemimpinannya sebagai gubernur," katanya. Tidak hanya itu saja, lanjut dia, keberhasilan KarSa terhadap perekonomian sebagai yang terbaik tingkat nasional sudah terbukti. Di samping itu, kemajuan tingkat pariwisata, kebudayaan, pertanian, infrastruktur dan lainnya semakin membuat rakyat mencintainya. "Karena itulah kami menganggapnya salah besar jika Partai Golkar ragu-ragu. Apalagi Soekarwo bukan hanya milik satu partai saja, melainkan semua partai," kata pria yang pada Pilkada 2008 sukses turut mengantar KarSa menjadi penguasa Jatim. Pihaknya juga berharap, semua partai politik yang sudah memberikan dukungannya ke KarSa segera mengirimkan rekomendasi demi kesolidan dan kekuatan menggalang kekuatan hingga tingkat akar rumput. Rekomendasi tersebut, kata dia, diyakini mampu memulihkan kepercayaan terhadap partai politik yang mengamanatkan KarSa memimpin kembali periode 2014-2019. AWCB juga mengapresiasi beberapa partai politik yang sudah secara resmi memberikan rekomendasinya, seperti Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Damai Sejahtera (PDS). "Kami yakin tidak lama lagi semua partai yang sudah positif menyatakan dukungannya segera mengirim surat rekomendasi, seperti PAN, PPP, Partai Gerindra, PKNU, dan Partai Demokrat sendiri," katanya. Pada Pilkada mendatang, AWCB mengaku optimistis KarSa menang dalam satu putaran. Melihat perkembangan politik sampai saat ini, Nugroho menilai akan ada tiga kontestan pasangan calon gubernur. Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Saifullah Yusuf optimistis dukungan Golkar tidak berubah, yakni ke KarSa. Pernyataan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang mengaku memutuskan dukungan ke KarSa dan baru akan mengumumkannya pada Mei 2013, tidak berubah ke KarSa. "Kami tetap optimistis dan berharap dukungan itu ke KarSa," kata Wakil Gubernur Jatim tersebut. (*)

Pewarta:

Editor : FAROCHA


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013