Bojonegoro - Bengawan Solo di Bojonegoro, Jatim, masuk siaga I dengan ketinggian air pada papan duga mencapai 13,32 meter, Kamis pukul 07.00 WIB, namun naiknya ketinggian air sungai terpanjang Jawa di daerah hilir Jatim itu, masih terkendali.
"Meskipun air Bengawan Solo meningkat dan masuk siaga I, tapi kondisi banjir masih terkendali, sebab dari daerah hulu Jateng, juga Ngawi, tidak terjadi banjir," jelas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, MZ. Budi Mulyono, Kamis.
Ia mengatakan, bertambahnya debit air Bengawan Solo di daerah hilir itu, karena pengaruh hujan lokal, dan banjir bandang yang terjadi di Desa Kanten, Kecamatan Malo, Rabu (30/1) sekitar pukul 06.00 WIB.
Banjir bandang yang terjadi itu, lanjut dia, tidak menimbulkan korban jiwa, tapi dilaporkan 30 rumah warga dan sekitar 30 hektare tanaman padi diterjang banjir bandang. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013