Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota mengemukakan pelayanan peserta saat pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, pada 7-8 Februari 2026 mempedomani empat protokol.

Kepala Polresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana di Kota Malang, Kamis, mengatakan, empat protokol yang diterapkan menyentuh aspek keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kesehatan.

"Ada empat protokol yang menjadi pedoman, yaitu protokol keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kesehatan. Ini menjadi corak pelayanan dari kami menyukseskan acara ini," kata Putu.

Dia menjelaskan penerapan empat protokol itu menyikapi potensi jumlah peserta yang akan hadir pada pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama. Sebab, mereka tak hanya datang dari wilayah Malang Raya tetapi dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Lebih lanjut, Polresta Malang Kota bekerja sama dengan seluruh pihak terkait, mulai dari Nahdlatul Ulama, TNI, dan pemerintah daerah, baik provinsi maupun Kota Malang untuk menjalankan masing-masing protokol yang telah ditentukan.

Lalu, terkait implementasi, tak hanya berfokus di area dalam Stadion Gajayana, tetapi juga seluruh lokasi di sekitar dan yang menjadi akses menuju tempat tersebut.

"Pengamanan ini kami hitung sudah lebih dari empat ribu orang," ujar dia.

Polresta Malang Kota juga mengikuti pelaksanaan rapat finalisasi pengamanan acara untuk lebih mendetailkan mekanisme pengamanan, mengingat dalam kegiatan Mujahadah Kubro itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir.

Selan itu, mengenai pola pengaturan lalu lintas, sejumlah ruas jalan yang menjadi akses menuju Stadion Gajayana dipastikan steril dari lalu lalang kendaraan bermotor mulai Sabtu (7/2).

Kepolisian setempat pun mengimbau kepada masyarakat supaya melakukan penyesuaian kegiatan dengan jadwal agenda acara tersebut.

"Kalau soal perbantuan dari polres lain (di Malang Raya) pastinya ada untuk itu," tuturnya.

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026