PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) berhasil melakukan pemberian tegangan pertama atau energize pada dua infrastruktur kelistrikan krusial yaitu GISTET 500 kV Paiton Extension dan SUTET 500 kV PEC-GISTET Paiton Extension.
“Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional,” kata General Manager PLN UIP JBTB Moh. Fathol Arifin di Surabaya, Selasa.
Fathol menuturkan keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkualitas demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta aktivitas masyarakat khususnya di Jawa Timur dan sekitarnya.
Dengan beroperasinya GISTET 500 kV Paiton Extension dan SUTET 500 kV PEC, kata dia, maka PLN memastikan evakuasi daya dari pembangkit-pembangkit besar di timur Jawa akan semakin optimal dan stabil masuk ke sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali.
Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan 500 kV.
Senada, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) JBTB 3 Malang Oki Hermawan mengatakan pelaksanaan proyek ini dilakukan dengan standar keamanan dan kualitas yang sangat tinggi melalui kerja keras tim di lapangan.
Proyek GISTET (Gas Insulated Switchyard Extra High Voltage) 500 kV Paiton Extension sendiri menggunakan teknologi yang lebih efisien dan andal.
Dengan selesainya proyek ini, PLN memastikan kesiapannya menghadapi tantangan peningkatan beban listrik di masa depan serta mendukung stabilitas suplai listrik antar wilayah.
Ia menekankan timnya telah bekerja maksimal dalam memastikan setiap tahapan mulai dari konstruksi hingga pengujian akhir berjalan sesuai prosedur teknis yang ketat.
Menurutnya, kolaborasi dengan unit-unit PLN Group lainnya di Jawa Timur sangat krusial terutama saat proses koordinasi teknis dan manuver tegangan.
“PLN terus berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan lainnya dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dan kemanfaatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Oki.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026