Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melaporkan hujan dengan intensitas cukup tinggi mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) longsor hingga menimpa rumah warga.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono mengemukakan tembok penahan tanah yang longsor tersebut terjadi di Dusun Alaspinang, Desa Sumberpinang, Kecamatan Mlandingan, menimpa rumah Amyani (66).

"Alhamdulillah dalam peristiwa tanah longsor ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka. Kalau kejadiannya ini pada Kamis (15/1) dan kami baru mendapatkan laporan," katanya di Situbondo, Senin.

Ia menjelaskan sebelumnya tembok penahan tanah itu longsor, menimpa rumah warga di bawahnya. Wilayah setempat diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Pada pukul 04.00 WIB, katanya, tembok penahan tanah sepanjang enam meter dan tinggi delapan meter serta lebar dua meter longsor menimpa rumah warga.

"Meskipun tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam insiden ini, jalan desa tersebut terganggu karena TPT longsor, khususnya untuk kendaraan roda empat," kata Puriyono.

BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintahan desa dan kecamatan serta melakukan kaji cepat terkait dengan kerusakan dan kerugian akibat bencana alam tersebut.

"Kami juga sudah melakukan pengkajian kebutuhan pasca-bencana tanah longsor di Desa Sumberpinang," katanya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026