Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur (Jatim) menggelar doa bersama sekaligus makan nasi pecel bersama dengan masyarakat serta penyanyi Rio Febrian di kawasan Jalan Dhoho Kediri menyambut tahun baru 2026. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kediri Roni Yusianto mengemukakan menutup tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026, Pemerintah Kota Kediri telah menyiapkan rangkaian agenda kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.  

"Salah satu yang menjadi agenda utama adalah peresmian revitalisasi Jalan Stasiun Kota Kediri di Kawasan Jalan Dhoho yang menjadi bagian dari komitmen Wali Kota Kediri dalam mewujudkan infrastruktur berkelanjutan," katanya di Kediri, Rabu.   

Ia mengatakan, pemkot juga akan menggelar doa bersama yang dipimpin oleh tujuh pemuka agama di Kota Kediri. Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengharapan menutup tahun 2025 dan membuka tahun 2026 sehingga ke depan semua bisa diberi kelancaran.  

Pemkot, kata dia, juga menggelar makan nasi pecel bersama. Menu makanan ini adalah ciri khas di Kediri, yakni nasi pecel tumpang, yakni nasi pecel yang ditambahi dengan sambal tumpang terbuat dari tempe. 

"Mbak Wali juga makan bersama dengan warga Kediri. Nanti disiapkan sekitar 2.000 porsi nasi pecel. Jalan Dhoho terkenal dengan nasi pecel. Warga nanti akan dibagikan kupon," kata dia.

Dalam kegiatan itu, juga dilakukan penggalangan dana oleh Dinas Sosial Kota Kediri untuk korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Tim dari Dinsos akan membuat posko dan menyebar untuk menghimpun dana bagi masyarakat korban bencana.

Sementara itu, terkait dengan pengaturan lalu lintas, Roni mengatakan penutupan Jalan Dhoho Kediri akan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi di lapangan.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Kediri untuk menyiapkan lokasi parkir yakni di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan RA Kartini, Kediri. Untuk mengantisipasi kemacetan di kantong parkir, di jalan tersebut rencananya akan mulai ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Pemkot juga menyediakan sejumlah fasilitas pendukung yakni tim kesehatan serta mobil ambulan siaga selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, panitia juga telah bekerjasama dengan Polres Kediri Kota dan Satpol PP Kota Kediri untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Pihaknya juga optimistis tahun baru di Kota Kediri akan meriah, apalagi akan dihadiri oleh penyanyi nasional Rio Febrian. Dalam kesempatan tampil di Kediri, ia akan menyanyi sekitar 10 lagu.

Sementara itu, penyanyi Rio Febrian yang hadir di Kediri mengaku senang bisa memeriahkan tahun baru di Kota Kediri.

"Penampilan di Kota Kediri ini sangat spesial, saya senang sekali bisa menutup tahun di Kediri bersama seluruh masyarakat. Setelah dihubungi pihak panitia dan lihat acaranya di dekat stasiun, maka saya langsung merasa ini akan seru," kata dia.

Ia juga berharap kegiatan doa bersama di Kota Kediri, bisa menjadi refleksi sehingga ke depan lebih baik lagi.

Dirinya mengapresiasi Pemerintah Kota Kediri yang mengemas perayaan tahun baru tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarat dengan nilai kebersamaan.

"Kita satu bumi, satu Indonesia. Meski merayakan pergantian tahun dengan sederhana, tetap harus berempati dan saling bantu untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh," kata Rio.

 

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025