Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur, melibatkan organisasi (ormas) Islam, salah satunya Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam kegiatan pengamanan ibadah Natal tahun 2025.

Kasat Samapta Polres Situbondo selaku Kasatgas Preventif Operasi Lilin Semeru 2025, Iptu Rachman Fadli Kurniawan mengemukakan pihaknya menggandeng ormas Islam sebagai wujud toleransi beragama serta komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang menjalankan ibadah.

"Pelibatan Banser dalam kegiatan pengamanan Natal ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Situbondo," kata dia di Situbondo, Jawa Timur, Senin.

Menurut Rachman, sinergi dengan ormas Islam seperti Banser menjadi simbol persatuan dan toleransi karena pengamanan tempat ibadah bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama untuk menjaga kerukunan.

Dia menyampaikan Operasi Lilin Semeru 2025 yang dilaksanakan selama 14 hari sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Dengan fokus pada upaya preventif, pelayanan humanis, serta kolaborasi lintas instansi dan elemen masyarakat," kata Rachman.

Sebelumnya, kata dia, petugas gabungan termasuk Banser melakukan sterilisasi di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) di Jalan A. Yani Situbondo dan Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) di Jalan Basuki Rahmat Situbondo.

"Kegiatan ini melibatkan personel kepolisian bersama anggota Banser sebagai bentuk sinergi elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban," kata Rachman.

 

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025