Kolektor kain tenun nusantara

  • Rabu, 6 Juli 2022 17:49

Norayani menunjukkan koleksi kain tenun Sumba Timur berumur ratusan tahun yang dihiasi rajutan kerang atau dikenal dengan nama Witikau di Malang, Jawa Timur, Rabu (6/5/2022). Norayani mengatakan sejak tahun 2017 hingga sekarang ia telah mengumpulkan sekitar 700 lembar kain tenun dari seluruh wilayah Indonesia dengan nilai total miliaran rupiah karena menyukai keunikan motif, warna dan nilai historisnya. ANTARA Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk

Norayani membersihkan koleksi kain tenun berhias rajutan kerang atau Witikau yang diperoleh dari kawasan Sumba Timur di Malang, Jawa Timur, Rabu (6/5/2022). Norayani mengatakan sejak tahun 2017 hingga sekarang ia telah mengumpulkan sekitar 700 lembar kain tenun dari seluruh wilayah Indonesia dengan nilai total miliaran rupiah karena menyukai keunikan motif, warna dan nilai historisnya. ANTARA Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk

Norayani berpose di antara tumpukan koleksi kain tenun miliknya di Malang, Jawa Timur, Rabu (6/5/2022). Norayani mengatakan sejak tahun 2017 hingga sekarang ia telah mengumpulkan sekitar 700 lembar kain tenun dari seluruh wilayah Indonesia dengan nilai total miliaran rupiah karena menyukai keunikan motif, warna dan nilai historisnya. ANTARA Jatim/Ari Bowo Sucipto/zk

Berita Terkait