26 santri Tebuireng Jombang berhasil lolos ke Universitas Al-Azhar Mesir
- 31 Mei 2026 17:16
Perajin menyelesaikan tasbih manik-manik di sentra kerajinan Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). Kenaikan harga bahan baku menjadi tantangan bagi pelaku usaha, mulai dari kaca pewarna yang sebelumnya Rp200- Rp300 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp700 - Rp900 ribu per kilogram, serta bahan dasar kaca dari Rp5 ribu menjadi Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, naiknya harga elpiji turut menambah beban produksi. ANTARA Jatim/Syaiful Arif/mas.
Perajin menyelesaikan tasbih manik-manik di sentra kerajinan Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). Kenaikan harga bahan baku menjadi tantangan bagi pelaku usaha, mulai dari kaca pewarna yang sebelumnya Rp200- Rp300 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp700 - Rp900 ribu per kilogram, serta bahan dasar kaca dari Rp5 ribu menjadi Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, naiknya harga elpiji turut menambah beban produksi. ANTARA Jatim/Syaiful Arif/mas.
Perajin menyelesaikan tasbih manik-manik di sentra kerajinan Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). Kenaikan harga bahan baku menjadi tantangan bagi pelaku usaha, mulai dari kaca pewarna yang sebelumnya Rp200- Rp300 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp700 - Rp900 ribu per kilogram, serta bahan dasar kaca dari Rp5 ribu menjadi Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, naiknya harga elpiji turut menambah beban produksi. ANTARA Jatim/Syaiful Arif/mas.
Pekerja merakit tasbih manik-manik di sentra kerajinan Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2026). Kenaikan harga bahan baku menjadi tantangan bagi pelaku usaha, mulai dari kaca pewarna yang sebelumnya Rp200- Rp300 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp700 - Rp900 ribu per kilogram, serta bahan dasar kaca dari Rp5 ribu menjadi Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram. Selain itu, naiknya harga elpiji turut menambah beban produksi. ANTARA Jatim/Syaiful Arif/mas.