Surabaya - Musisi dari Amboina Jazz Benny Likumahuwa menilai Surabaya kini telah kemballi pada proporsinya sebagai "Kota Jazz" terbukti antusiasnya masyarakat setempat menikmati pergelaran "Jazz Traffick Festival". "Saya sudah dua kali tampil di acara ini. Kali ini saya merasakan Surabaya kembali kepada proporsinya sebagai asal musik jazz di Indonesia," katanya usai tampil bersama vokalis Monita Tahalea, di Surabaya, Sabtu. Musisi yang telah menggeluti musik jazz sejak 1958 ini mengemukakan, musik jazz di Tanah Air berkembang dari Surabaya. Karena itu, ia sangat mendukung digelarnya Jazz Traffick Festival yang digagas Suara Surabaya Media. Jazz Traffick Festival yang diselenggarakan tahun ini merupakan yang kedua kalinya.   Seperti tahun lalu, festival yang digelar non-stop 12 jam tersebut menampilkan belasan grup musik jazz dan musisi jazz papan atas di Tanah Air. Tampil pada acara yang digelar di Grand City Surabaya tersebut di antaranya Idang Rasyidi, Yovie and Nuno, Pentaboys, Sandhy Sandoro, Endah and Rhesa, Maliq and D'Essentials, Babendjo, dan Surabaya All Stars. Surabaya All Stars membuka acara dengan membawakan lima lagu di antaranya It's Allright, Shaker Song, dan Give Me The Night. Jazz Traffick yang kedua kalinya ini cukup menyedot perhatian masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Penonton hingga petang terus mengalir meskipun acara sudah digelar sejak siang hari. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026