Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, melibatkan seribu orang pelajar dalam kegiatan Karnaval Kebangsaan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada momentum menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kamis.
Seribuan orang pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK negeri dan swasta se-Banyuwangi tampil memukau menyajikan keragaman budaya Indonesia melalui kostum, seni tari, dan teatrikal dalam parade karnaval.
"Karnaval ini menjadi cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan lewat karnaval ini kami ajak anak-anak Banyuwangi untuk mengenal Indonesia lebih jauh dengan menunjukkan keragaman seni budaya nusantara," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas peserta karnaval di Banyuwangi, Kamis.
Menurutnya, karnaval kebangsaan juga menjadi cara untuk memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh elemen di Banyuwangi, terlebih di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu merupakan daerah yang menjadi rumah bagi masyarakat dari beragam suku dan agama.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ipuk mengajak seluruh elemen masyarakat pada momentum ini untuk merawat ke-Bhinekaan dan menjadikan keragaman dalam masyarakat sebuah kekuatan membangun Banyuwangi.
"Keragaman dalam masyarakat jangan menjadi halangan, namun jadikan ini kekuatan untuk membangun Banyuwangi," kata Ipuk.
Dari pantauan, Karnaval Kebangsaan menyambut HUT ke-80 RI ini diawali dengan penampilan apik grup drumband dan diikuti barisan pembawa bendera merah putih, dilanjutkan barisan kontingen dengan aneka kostum yang menggambarkan keragaman Indonesia.
Ada pula barisan kontingen yang mempresentasikan adat Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan, Bali, Madura, Banten, Lombok, Sunda, dan beragam budaya lain di tanah air.
Pewarta: Novi HusdinariyantoUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026