Surabaya - Pemain nasional berposisi "tosser" Maya Puspita Widiastuti akhirnya mendapatkan izin dari tempatnya bekerja PLN Jakarta untuk memperkuat tim bola voli putri Jatim pada PON XVIII di Riau, 9-20 September 2012.
"Maya sudah mendapatkan izin cuti dari tempat kerjanya setelah melalui proses yang cukup panjang," kata Asisten Manajer Tim Bola Voli Putri Jatim Johanes Kunto di Surabaya, Selasa.
Ia mengatakan, pengurus PBVSI dan KONI Jatim sebenarnya sudah berusaha membantu pengurusan izin Maya PW untuk mengikuti pemusatan latihan daerah, namun tak kunjung berhasil.
Kondisi tersebut membuat mantan pemain timnas SEA Games 2011 itu tidak bisa berlatih penuh bersama rekan-rekannya di Surabaya, kecuali hari Sabtu dan Minggu saat libur kerja.
"Kami lega karena akhirnya izin cuti Maya untuk memperkuat tim Jatim mengikuti PON bisa turun. Maya merupakan bagian penting dari tim," tambah Kunto.
Secara terpisah, Pelatih Tim Bola Voli Putri Jatim Machfud Irsyada juga mengaku lega setelah salah satu pemain utamanya itu dipastikan bisa turun di PON.
Kendati selama ini tidak bisa berlatih penuh, Machfud tidak terlalu khawatir dengan kekompakan timnya, karena Maya PW adalah pemain berkualitas dan punya jam terbang tinggi.
"Saya yakin dia cepat beradaptasi dengan permainan rekan-rekannya. Dalam beberapa kali latihan, Maya juga langsung 'nyetel' dengan karakter pemain lainnya," ujarnya.
Menurut Machfud, kehadiran Maya PW menjadi salah satu kekuatan utama timnya dalam mengejar target medali emas PON, bersama pemain lain seperti Novia Andriyanti, Maya Kurnia Indri, Dhini Indahsari, dan Lailatul Aisyah.
"Selain Jawa Barat yang menjadi pesaing utama, kekuatan daerah lain seperti DKI Jakarta dan Yogyakarta juga tidak boleh dianggap enteng," kata mantan asisten pelatih timnas tersebut. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.