Surabaya - Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Trosobo Selasa dini hari tadi, berawal dari bus yang berusaha menghindari motor.
"Diduga sopir bus berusaha menghindari pengendara motor yang tiba-tiba memotong jalan. Sehingga sopir mengerem mendadak dan tak terkendali," ujar Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Selasa.
Ia mengaku, hasil ini didapat berdasarkan olah tempat kejadian perkara sementara yang dilakukan aparat kepolisian dengan Dinas Perhubungan. Dalam olah TKP tersebut ditemukan bekas pengereman bus sekitar empat meter sebelum menabrak median jalan dan terbalik.
Wahid menjelaskan, sebelum kecelakaan, Bus "Harapan Jaya" tersebut berjalan dengan kecepatan mencapai 87 km/jam. Selanjutnya tepat di Jalan Raya Trosobo, tiba-tiba ada motor keluar dari perkampungan kecil yang langsung memotong jalan bus karena akan putar balik.
"Sopir sudah berusaha mengerem dan membanting setir agar tidak mengenai sepeda motor. Tapi kecelakaan tak terhindari dan sopir kehilangan kendali. Bus akhirnya terguling di jalur berlawanan dan sempat menabrak motor. Dari arah berlawanan, muncul truk muat batu bara berkecepatan 40 km/jam yang langsung menabrak bus," tukasnya.
Sementara itu, hasil investigas lanjutan dari Dinas Perhubungan, kondisi bus dalam keadaan baik, termasuk di bagian rem. Wahid mengatakan, rem masih tersisa 8,1 bar yang berarti dalam kondisi normal.
Tidak hanya itu saja, izin trayek juga telah dimiliki bus. Berbeda dengan izin KIR truk muatan batu bara yang sudah mati sekitar dua tahun lalu.
"Izin bus masih berlaku hingga Januari 2013, sedangkan uji KIR truk mati sejak Juli 2012," papar Wahid.
Pihaknya juga memastikan korban meninggal dalam kecelakaan ini berjumlah 8 orang, yakni seorang pengendara motor, dan tujuh lainnya penumpang bus. Untuk korban luka berat jumlahnya 9 orang, serta 25 orang lainnya mengalami luka ringan, termasuk sopir dan kernet bus.
Seperti diberitakan, kecelakaan maut pada Selasa, sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Raya Trosobo melibatkan bus Harapan Jaya bernomor polisi AD-7850-UR jurusan Tulungagung-Surabaya dengan truk bermuatan batu bara nomor polisi W-8286-UD, dan sepeda motor Honda Supra Fit nomor polisi L-3149-QY serta Yamaha Jupiter S-4345-XN.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.