Banyuwangi - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang menyiagakan 32 armada feri untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang menyeberang ke Pulau Bali selama liburan panjang Kenaikan Isa Almasih. "Kami sudah mengantisipasi kemungkinan lonjakan penumpang pada libur panjang pekan ini, sehingga seluruh kapal yang ada disiagakan di Pelabuhan Ketapang," kata Manajer Operasional PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang, Saharudin Kotto, saat dihubungi ANTARA, Rabu. Menurut dia, sebanyak 32 feri yang disiagakan untuk melayani penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jatim) menuju ke Gilimanuk (Jembrana, Bali) terdiri dari 20 kapal jenis roro yang mengangkut penumpang dan 12 kapal barang (LCT), sehingga diaharapkan tidak ada lagi penumpang yang harus menunggu lama untuk menyeberang ke Pulau Dewata. "Kemungkinan Pelabuhan Ketapang akan dipadati kendaraan pribadi dan bus karena pada saat libur panjang biasanya dimanfaatkan keluarga atau rombongan wisata ke Pulau Bali," tuturnya. Hingga sore ini, lanjut dia, jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk atau sebaliknya masih normal dan belum menunjukkan peningkatan yang signifikan yakni sekitar 2 ribu penumpang per hari. "Saya prediksi kepadatan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Ketapang akan terjadi pada malam hari nanti," katanya. Ia menjelaskan cuaca di perairan Selat Bali cukup tenang dan angin tidak terlalu kencang, sehingga kapal dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk atau sebaliknya beroperasi dengan lancar dan tidak mengalami kendala. "Mudah-mudahan cuaca tetap bersahabat, sehingga pihak ASDP Ketapang bisa menyeberangkan wisatawan yang hendak berlibur ke Pulau Bali selama libur panjang pekan ini," katanya. Apabila terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan, lanjut dia, pihak ASDP Ketapang akan mempercepat proses bongkar muat setiap kapal dari 20 menit pada saat hari normal menjadi 15 menit untuk setiap kapal yang bersandar di Pelabuhan Ketapang.(*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026