Kehadiran Batavia Roast dapat menjadi pintu masuk baru bagi kopi Jawa Timur ke pasar Belanda
Surabaya (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin Jatim) memfasilitasi pertemuan para pelaku usaha kopi dari sektor hulu sampai hilir dengan pimpinan perusahaan Batavia Roast asal Belanda agar terbuka peluang ekspor.
"Jawa Timur memiliki modal kuat untuk memasuki pasar kopi global karena menjadi salah satu sentra produksi kopi terbesar di Pulau Jawa," kata Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto melalui keterangan tertulis di Surabaya, Sabtu.
Dalam pertemuan dengan Batavia Roast dipaparkan sejumlah daerah di Jawa Timur memiliki karakteristik kopi yang berbeda.
Kabupaten Malang, misalnya, dikenal sebagai salah satu sentra kopi terbesar melalui Kopi Dampit yang terdiri dari robusta dan arabika.
Selain itu, Bondowoso memiliki kopi arabika dari kawasan Ijen-Raung yang telah memiliki sertifikasi Indikasi Geografis.
"Sementara Jember dan Banyuwangi juga menjadi sentra kopi dengan produktivitas tinggi," ujarnya.
Adik berharap kehadiran Batavia Roast dapat menjadi pintu masuk baru bagi kopi Jawa Timur ke pasar Belanda.
"Apalagi dalam pertemuan tersebut hadir pelaku usaha kopi mulai dari petani, pengolah, roaster hingga produsen kopi olahan," ucapnya.
Pewarta: Hanif NashrullahEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.