Gresik - Tuan rumah Persegres Gresik United gagal meraih poin maksimal setelah ditahan PSMS Medan 2-2 pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Petrokimia Gresik, Selasa. Dua gol tuan rumah diborong penyerang asal Argentina, Gaston Castano, pada menit ke-3 dan eksekusi penalti menit ke-72. Sedangkan gol balasan PSMS dicetak pemain asal Nigeria, Ikpefua Osas Marvellousb, pada menit ke-11 dan Nastja Ceh saat "injury time" babak kedua. Manajer PSMS Benny Tommasoa menyatakan bersyukur dengan hasil yang diraih timnya, karena sebelumnya sudah menargetkan bisa mengambil poin di kandang lawan. "Saya bersyukur dengan hasil imbang ini, karena target curi poin bisa diwujudkan oleh anak-anak," katanya, usai pertandingan. Persegres yang berambisi meraih kemenangan di kandang sendiri, sudah memimpin lebih dulu saat laga baru berjalan tiga menit melalui Gaston Castano, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang PSMS. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama, karena hanya berselang delapan menit, PSMS mampu menyamakan skor lewat Ikpefua Osas. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Gaston kembali membawa Persegres unggul lewat eksekusi penalti, setelah David Faristian dijatuhkan lawan di kotak 16 meter. PSMS berpeluang menyamakan skor ketika wasit menghadiahi tendangan penalti, karena pelanggaran yang dilakukan pemain tuan rumah. Namun, Osasa Saha yang menjadi algojo gagal menaklukkan penjaga gawang Persegres, Hery Prasetya. Usaha tim tamu untuk mengejar ketinggalan membuahkan hasil saat laga memasuki waktu tambahan, melalui tendangan besar Nastja Ceh dari luar kotak penalti. Dengan hasil ini, Persegres tertahan di peringkat ke-13 dengan mengoleksi nilai 27, sementara PSMS yang hanya terpaut satu angka berada satu tingkat di bawahnya. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026