Istanbul (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Prefektur Kumamoto di barat daya Jepang meningkat menjadi 28 orang, kata Sekretaris Kabinet Utama Jepang Minoru Kihara, Kamis.
Upaya pencarian dan penyelamatan terus berlanjut di pusat perbelanjaan yang runtuh serta pabrik kertas yang rusak setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Pulau Kyushu, pulau utama di bagian selatan Jepang, pada Selasa (28/7), lapor Kantor Berita Kyodo.
Jalur Kyushu Shinkansen antara Stasiun Kumamoto dan Stasiun Kagoshima-Chuo masih ditutup sementara karena pihak berwenang terus melakukan penilaian terhadap kerusakan infrastruktur.
Namun, operator kereta berharap dapat kembali mengoperasikan layanan kereta cepat antara Stasiun Chikugo-Funagoya di Prefektur Fukuoka dan Stasiun Kumamoto pada Kamis.
Ribuan rumah tangga masih mengalami pemadaman listrik dan gangguan pasokan air, sehingga memicu kekhawatiran terhadap kondisi para pengungsi.
Pemerintah Prefektur Kumamoto melaporkan lebih dari 10.000 orang masih berada di pusat-pusat evakuasi hingga Kamis pagi.
Gempa susulan masih terus mengguncang wilayah tersebut sejak gempa utama terjadi.
Sumber: Anadolu
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.