Malang - Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, segera membangun Rumah Budaya Perancis sebagai pusat kajian kebudayaan dan pengembangan bahasa negara tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, Rabu, mengemukakan, keberadaan Rumah Budaya Perancis tersebut diharapkan dapat meningkatkan potensi wisatawan manca negara dan domestik ke daerah itu.
"Konselor Kerja Sama dan Kebudayaan Direktorat Institut Perancis di Indonesia sudah bertemu Pak Wali Kota, Peni Suparto, dan dinas terkait, diminta untuk menindaklanjuti," tegas Ida Ayu.
Ia mengemukakan, Perancis menganggap Kota Malang sebagai kota penting dan banyak dikunjungi wisatawan, apalagi kota ini juga banyak peninggalan bangunan sejarah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Lebih lanjut Ida Ayu mengatakan, bangunan Rumah Budaya Perancis itu nanti disediakan dua ruangan. Satu ruangan untuk pusat pengembangan bahasa dan satu ruangan lagi untuk pusat kebudayaan Perancis, sehingga warga yang berkunjung juga bisa belajar kebudayaan negara itu.
Ida Ayu menjelaskan, Rumah Budaya Bahasa Perancis itu juga bisa dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah untuk mengembangkan kurikulum Bahasa Perancis, apalagi di Kota Malang ini sudah ada 13 SMA dan SMK yang memasukkan Bahasa Perancis dalam kurikulum sekolah mereka. (*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.