Surabaya - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang membahas persoalan kependudukan dan keluarga berencana digelar di Ruang Pola Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Selasa. Kegiatan ini dihadiri 250 orang dari unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait tingkat Provinsi Jatim dan Kota Surabaya, TNI, Polri, serta TP PKK Kota dan Kecamatan. "Ini merupakan kelanjutan dari Rakerda Provinsi Jatim yang dilaksanakan pada 28 Februari lalu," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) dan KB Kota Surabaya Antiek Sugiharti. Kepala Bapemas KB Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, poin-poin yang akan dibahas dalam rakerda tersebut meliputi evaluasi pelaksanaan program kependudukan dan KB 2011 dan rencana pelaksanaan program kependudukan KB pada 2012. "Selain itu, para peserta juga akan berdiskusi terkait jaminan persalinan (Jampersal) dan peranan Surabaya sebagai kota layak anak," katanya. Antiek menambahkan, Bapemas KB Kota Surabaya menargetkan 60.417 akseptor KB sepanjang 2012. Target tersebut telah diawali dengan capaian peserta KB MOW (metode operasi wanita) sebanyak 886 orang dalam dua hari (25-26 Februari 2012), sekaligus memecahkan rekor MURI. "Hingga Februari 2012, peserta KB MOW total sebanyak 3.576 dan MOP (metode operasi pria) sebanyak 199 orang," ujarnya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memandang rakerda ini sebagai suatu langkah penyusunan strategi dalam menghadapi tantangan global yakni dengan cara dengan mencetak SDM yang lebih berdaya saing sehingga generasi muda tidak menjadi penonton di kota sendiri. "Melalui berbagai programnya, Pemkot berupaya meningkatkan kualitas manusianya. Sekarang, tidak ada lagi istilah miskin struktural. Semua punya kesempatan yang sama," ujar orang nomor satu di Pemkot Surabaya ini. Risma prihatin dengan banyaknya remaja yang sudah melakukan hubungan intim dengan lawan jenisnya. Bahkan, banyak di antaranya yang masih duduk di bangku SMP. Hal itu diketahui setelah melihat data yang masuk ke Bapemas. "Ini permasalahan serius. Sudah menjadi tugas kita semua untuk membina mereka," ucapnya. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim dengan Wali Kota Surabaya Tentang Pengelolaan Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi yang Dilaksanakan di Kota Surabaya.


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026