Sidoarjo - Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya di Waru, Sidoarjo setiap harinya mampu melayani sekitar 500 pemohon dan akan meningkat jika jelang musim liburan. Humas Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya, M Faujan, Jumat mengatakan, setiap hari rata-rata ada 450 sampai dengan 500 para pemohon paspor di Kantor Imigrasi ini. "Banyaknya para pencari paspor baru tersebut karena lokasi Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya berada di pinggir jalan utama (Surabaya-Sidoarjo), sehingga memudahkan akses bagi para pencari paspor asal luar Kota Surabaya," ucapnya. Ia mengemukakan, saat ini wilayah kerja dari Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya ini adalah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Mojokerto, dan juga Jombang. "Namun, dalam praktiknya banyak calon pencari paspor yang datang dari luar wilayah kerja tersebut yang datang ke tempat ini, mengingat lokasi kantor yang cukup strategis," katanya. Ia mengakui, meskipun lokasi Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya ini cukup strategis untuk dijangkau, tetapi dalam beberapa hal masih banyak kekurangan, semisal, lahan parkir untuk sepeda motor dan juga mobil. "Luasan lahan parkir di kantor kami memang sempit, bahkan tidak jarang para pemilik sepeda motor harus rela parkir di luar kantor Imigrasi. Sementara untuk kendaraan roda empat, untuk sementara waktu diparkir di lahan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur yang berada di sebelah selatan kantor Imigrasi," katanya. Ia menjelaskan, keberadaan parkir ini memang sering dikeluhkan oleh para calon pemohon paspor, terutama mereka yang berasal dari luar kota. "Akan tetapi, mau bagaimana lagi karena lokasi kantor kami memang seperti ini, dan juga masih belum ada rencana untuk pemindahan kantor," ujarnya. Ia berharap, para pemohon pencari paspor memahami akan kondisi lahan parkir yang dirasakan kurang di Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya di Waru, Sidoarjo ini. "Untuk masalah parkir ini kami juga sudah melakukan koordinasi dengan petugas kepolisian dari Sektor Waru, Sidoarjo untuk membantu masalah lalu lintas supaya tidak mengganggu para pengguna jalan yang ada," katanya. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026