Malang - Arema Liga Super Indonesia (LSI) menargetkan lolos dari posisi juru kunci klasemen sementara dengan mengalahkan tim tamunya PSPS Pekanbaru dalam laga di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis.
Pelatih caretaker Arema LSI Joko Susilo mengaku, untuk mewujudkan mendulang poin penuh dari PSPS tersebut memang tidak mudah, butuh kerja keras, kerja sama tim dan taktik maupun strategi matang.
"PSPS memiliki sejumlah pemain tangguh dan pantang menyerah, namun kami akan tetap berjuang keras demi raihan tiga poin dan lolos dari jerat posisi juru kunci dan ancaman degradasi," tegasnya.
PSPS yang dihuni oleh sejumlah pemain sarat pengalaman dan berkualitas bagus, seperti Ambrizal, Herman Dzumafo, Ali Khadafi, dan Dzefo itu tak menyiutkan nyali para pemain Singo Edan untuk meraih poin sempurna di kandang.
Saat menjamu PSPS Arema tak diperkuat pemain tengahnya yang cukup tangguh, yakni Kim Young Hee. Hanya saja, untuk pengamanan mistar gawang Singo Edan bakal mendapat suntikan pemain baru, Achmad Kurniawan.
Bagi Arema, laga menjamu PSPS itu nanti menjadi laga krusial untuk menentukan nasibnya di ajang LSI 2011-2012, sebab dengan tiga poin itulah tim Singo Edan bisa membuka peluang untuk menjauh dari zona degradasi.
Oleh karena itu, untuk meredam produktivitas lini depan PSPS sekaligus membentengi gawangnya yang dipercayakan pada Achmad Kurniawan, Arema akan memasang pertahanan "gerendel" yang digawangi oleh Seme Pierre Patric, Munhar dan Steve Hesketh.
Untuk memotivasi pemain meraih angka absolut, manajemen Arema menjanjikan bonus kemenangan dari PSPS lebih dari sebelumnya atau 1,5 kali lipat.
Saat ini Arema berada di posisi juru kunci, satu strip di bawah Persiram Raja Ampat. Sementara tim yang bakal dihadapinya (PSPS) berada di posisi kedelapan klasemen sementara LSI.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.