Malang - Jumlah rumah hancur akibat bencana tanah longsor yang melanda Dusun Lenggoksono, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, setelah dilakukan cek silang oleh petugas Palang Merah Indonesia Kabupaten Malang bertambah dari lima menjadi 19 rumah.
"Selain itu, tanggul sepanjang 120 meter di Sungai Wader dan Purwo yang melintasi Desa Purwodadi dan Pujiharjo jebol," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo, Rabu.
"Untuk rumah yang hancur totalnya mencapai 19 rumah, 6 diantaranya rusak parah karena tembok atau dindingnya jebol akibat longsor," katanya.
Muji mengatakan, tanah longsor yang terjadi di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo akibat hujan deras yang melanda wilayah Malang Raya pada Rabu dini hari.
Sedangkan rumah yang rusak, mayoritas berada di RT 18 RW 5 Dusun Lenggoksono, karena posisinya berada di tebing yang curam.
"Kami menerima kabar longsornya sejumlah rumah itu pada Rabu pagi, dan rumah yang mengalami kerusakan paling parah adalah milik Kamsiono, karena hampir seluruh rumahnya hancur," tuturnya.
Saat longsor sejumlah material lumpur, air dan kerikil masuk ke sejumlah rumah warga. "Warga sempat khawatir karena hujan deras juga masih mengguyur kawasan itu hingga pagi hari," ujarnya.
Muji mengatakan, hingga kini sejumlah warga bersama tim siaga bencana PMI Kabupaten Malang masih melakukan evakuasi dan gotong-royong untuk membersihkan lumpur yang masuk ke sejumlah rumah.
Keluarga yang rumahnya hancur akibat tanah longsor, kini diungsikan sementara ke sejumlah rumah tetangga.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.