Jember - Sebanyak dua juta warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, wajib memiliki kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP pada tahun 2012 mendatang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jember, Isman Sutomo, Rabu, mengatakan jumlah penduduk di Jember hingga akhir September 2011 sebanyak 2.451.000 orang dari 800 ribu kepala keluarga dan dua juta di antaranya wajib memiliki KTP elektronik. "Ada kemungkinan warga yang wajib memiliki KTP elekronik terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah remaja yang berusia 17 tahun ke atas," tuturnya. Menurut dia, Kabupaten Jember sudah melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah pusat dan Dispenduk dan Capil setempat telah merampungkan pemuktahiran data dan pembangunan database yang terintegrasi dalam sistem informasi kependudukan (SIAK). "Mudah-mudahan Pemkab Jember siap melaksanakan e-KTP pada Maret 2012 mendatang karena seluruh sarana dan prasarana sudah dipersiapkan tahun ini," katanya berharap. Di Jawa Timur, sebanyak 12 kota melaksanakan program e-KTP pada tahun 2011 yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Madiun, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Blitar, Ngawi, Sampang, dan Pamekasan. Sedangkan 26 kabupaten/kota lainnya di Jatim termasuk Kabupaten Jember akan menerapkan program KTP elektronik pada tahun 2012 mendatang. Isman mengaku pihak Dispenduk dan Capil Jember sudah melakukan sosialisasi secara serentak dan pelaksanaan bimbingan teknis kepada perangkat desa dan kecamatan, agar sumber daya manusia (SDM) di Jember siap untuk melaksanakan program nasional KTP elektronik tersebut. "Pelaksanaan KTP elektronik dalam rangka mewujudkan tertib administrasi kependudukan yakni menyangkut data kependudukan, nomer induk kependudukan, dan dokumen kependudukan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan," paparnya. Penerapan KTP elektronik, lanjut dia, merupakan kebutuhan yang sangat mendesak karena lemahnya sistem administrasi kependudukan di Indonesia, sehingga memicu banyaknya masyarakat yang memiliki KTP ganda di dua daerah yang berbeda.(*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026