Malang - Manajemen Persema membidik posisi di lima besar pada kompetisi level satu musim 2011-2012 yang bakal digelar mulai pertengahan Oktober ini.
CEO Persema Didied Poernawan Affandi, Senin, mengemukakan, meski persiapan menjelang bergulirnya kompetisi cukup mepet, pihaknya tetap optimistis bahwa Persema akan mampu mempersembahkan prestasi terbaiknya dan berada di posisi lima besar pada akhir kompetisi.
"Kita memiliki cukup modal untuk mewujudkan target masuk lima besar. Kalau target juara rasanya memang berat, karena pesaing kita atau klub-klub peserta kompetisi juga banyak yang kuat dan bagus," katanya.
Ia mengakui, target masuk lima besar tersebut tidak lepas dari torehan prestasi pada musim lalu ketika berkiprah di ajang Liga Primer Indonesia (LPI) yang menempati posisi "runner up" di bawah Persebaya 1927.
Karena torehan prestasi yang cukup bersinar itulah, sebagian besar pemain yang memperkuat Persema musim lalu tetap dipertahankan untuk kembali memperkuat tim berjulukLaskar ken Arok tersebut pada musim 2011-2012.
Sementara pelatih Persema Slave Radovski mengaku, pihaknya saat ini sedang dalam tahap adaptasi dengan tim."Akan tetapi, kalau kami bisa mempersembahkan prestasi terbaik buat warga Malang, kenapa tidak," ucapnya.
Untuk memperkokoh setiap lini dan menggenapi jumlah pemain antara 23 hingga 25, Persema masih melakukan seleksi pemain, baik lokal maupun asing.
Pemain asing yang mengikuti seleksi di Persema di antaranya adalah Emile Betrand Mbaba, Claude Parfait Ngon A Djam, Raul Carlos dan Moses Maldonado. Sedangkan untuk pemain lokal adalah Abdi Gusti Wicaksono dan Wahyu Setiawan.
Persema masih membutuhkan pemain untuk semua lini karena pemain yang menempati posisi tersebut dinilai masih kurang, jika peserta kompetisi nantinya benar-benar sebanyak 24 tim (klub).
Musim lalu (2010-2011) Persema masih sempat berkiprah di ajang Liga Super Indonesia (LSI) setelah lolos dari Divisi Utama. Namun, menjelang laga kelima menjamu Arema Indonesia, Persema menyatakan mundur dari LSI dan bergabung dengan LPI hingga putaran pertama berakhir.
Tim berjuluk Laskar Ken Arok itu di LPI finish di posisi "runner up" dan kompetisi LPI tidak dilanjutkan lagi. Sedangkan Persema bersama dua tim lain yang menyeberang ke LPI lolos mengikuti kompetisi level 1 (LSI).(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.