Sidoarjo - Rumah Sakit (RS) Siti Khadijah di Taman, Kabupaten Sidoarjo, yang pernah menangani Ahmad Fatih Asyifa (3) putra Rukiman dan Sholihah warga Kedamean Gresik, membantah telah melakukan malapraktik. Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Khadijah Rusdi A, Selasa, mengatakan, proses pengobatan yang dilakukan oleh rumah sakit terhadap pasien Asyifa sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. ''Tidak ada kesalahan obat, baik itu obat bius maupun obat lainnya. Semua sudah dalam aturannya," katanya. Ia mengemukakan, sebelumnya pihak RS Siti Khodijah juga sudah menyanggupi atas pengobatan lanjutan pasien. ''Semula kami sudah komunikasi dengan keluarga Asyfa dan akan menyanggupinya untuk pengobatan sakit pasien," katanya. Terkait dengan masalah ini, kata, pihak rumah sakit akan melakukan investigasi internal untuk mengetahui permasalahan yang terjadi. Sementara itu, M Sholeh, selaku kuasa hukum pasien menyatakan, dirinya akan mengirimkan surat terkait dengan maslaah ini ke ikatan dokter indonesia (IDI). "Jangan sampai pihak kedokteran melindungi anggotanya yang melakukan kesalahan. Karena bagaimanapun, seorang dokter yang melakukan kesalahan akan berhadapan dengan hukum," katanya. Jangan sampai, kata dia, masalah dugaan malapraktik seperti yang terjadi saat ini tidak bisa terulang lagi diwaktu yang akan datang. Perlu ada tindakan serius agar tenaga medis tidak sembarangan dalam menangani pasien. Kami juga sudah menghadap Komisi E DPRD Jawa Timur untuk melaporkan kasus ini," katanya. Sebelumnya, seorang balita bernama Ahmad Fatih Asyifa (3), pasien dugaan malapraktik asal Kedamaian Gresik yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang, Sidoarjo, dirujuk di RSU dr Soetomo, Surabaya. Ibu pasien Asyifa, Nur Solihah, mengaku anaknya mengalami kelumpuhan pascaoperasi hernia pada 5 Juli 2011. Bahkan anaknya juga mengalami kebutaan dan tuli. Setelah operasi, Syifa sering meronta dan mengalami demam hingga kejang-kejang. Karena mengalami kejang-kejang, pihak RS Siti Khodijah kemudian merujuk Syifa ke RSU dr Soetomo, sehari setelah menjalani operasi," katanya. Selanjutnya, anak bungsu dari dua bersaudara ini sempat menjalani perawatan selama satu bulan lebih. Tapi setelah diizinkan pulang, kondisinya tidak banyak berubah. Anak saya tetap lumpuh, bahkan untuk duduk saja tidak bisa," katanya.(*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026