Surabaya - Tim tangguh Tabriz Petrochemichal Iran langsung menebar ancaman kepada pesaingnya pada balapan "Tour de East Java" 2011, setelah pebalapnya memenangi etape pembuka atau prolog, Jumat.
Pada balapan nomor kriterium sepanjang 48 km atau 30 putaran (satu putaran sejauh 1,6 km) di sekitar Balai Kota Surabaya, salah satu pebalap Tabriz, Boris Sphilevskiy, masuk finis pertama dengan catatan waktu 59 menit 55 detik.
Pebalap asal Rusia itu, unggul dalam adu sprint dengan rombongan besar pebalap yang berjumlah 78 orang.
Posisi kedua ditempati Ho Ting Kwok dari Hong Kong China Team, disusul Anuar Manan (Terengganu Pro-Asia Cycling Team) pada posisi ketiga yang membukukan catatan waktu sama dengan Boris.
Sementara dua pebalap tuan rumah dari tim Polygon Sweet Nice Surabaya, Matnur dan Bambang Suryadi, finis di urutan ke-6 dan 7. Hasil lomba menempatkan Matnur menjadi yang terbaik untuk kategori pebalap Indonesia (lokal).
"Ini bukan kemenangan saya, tetapi tim. Kami tampil solid dan saling membantu untuk memenangi etape ini," kata Boris usai perlombaan.
Kendati hanya menempuh rute sejauh 48 km, Boris mengaku bahwa balapan cukup berat karena cuaca Kota Surabaya yang panas.
"Saya baru saja mengikuti balapan di China dan situasinya (cuaca) jauh berbeda. Kami akan beristirahat untuk menghadapi etape kedua," tambahnya.
Hasil ini menjadi modal bagi tim Tabriz Petrochemichal untuk kembali merebut juara umum TdEJ, seperti yang pernah mereka lakukan pada tahun 2006, 2008 dan 2009.
Pada balapan tahun ini, Tabriz menurunkan lima pebalap terbaiknya, masing-masing Boris Sphilevskiy, Ghader Mizbani, Hossein Alizadeh, Alireza Asgharzadeh, dan Hossein Jahanbanian.
"Kami akan berusaha tampil maksimal dan solid untuk menjuarai setiap etape, tapi persaingan sangat ketat," kata Manajer Tabriz, Kazem Khatounabadi Azar.
Etape pertama nomor jalan raya yang berlangsung Sabtu (24/9), menempuh jarak 164,3 km yang mengambil start dari Surabaya dengan melintasi Mojokerto, Jombang, Tuban, dan finis di Gresik.
"Persaingan hari ini sangat ketat, tetapi etape berikutnya akan jauh lebih ketat lagi. Tidak hanya Tabriz yang kuat, tapi Hong Kong China Team dan tim lain juga bagus," kata pebalap Tim Terengganu Pro-Asia Malaysia, Anuar Manan.
Pebalap kawakan Malaysia itu menambahkan, timnya siap tampil ngotot untuk bisa merebut etape tersebut.
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.