Bojonegoro - Manajer Produksi Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Cepu Achmad Zaidy menyatakan, Pertamina siap membeli minyak Blok Cepu di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, yang rencananya ditingkatkan 32 ribu barel/hari.
"Adanya peningkatan produksi minyak Blok Cepu tersebut, kami sudah siap membeli," katanya, Selasa.
Ia menegaskan, Pertamina akan menampung peningkatan produksi minyak Blok Cepu yang sekarang ini berkisar 22 ribu barel/hari, menjadi berkisar 32 rbu barel/hari. Dijadwalkan, peningkatan produksi minyak Blok Cepu, awal 2012 sudah berjalan.
"Kami jadwalkan pemasangan berbagai prasarana dan sarana penunjang peningkatan produksi, seperti pipa distribusi akhir 2011 sudah rampung," katanya menjelaskan.
Menurut dia, adanya peningkatan produksi tersebut, teknisnya didistribusikan melalui pipa, baik yang sudah terpasang sebesar 20 inci dan 6 inci yang masih dalam tahap pemasangan.
Minyak tersebut, lanjutnya, didistribusikan ke lapangan Mudi, di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, kemudian dikirim ke tempat penampungan di lepas pantai Palang, Tuban.
Sedangkan produksi minyak lainnya, sekitar 6 ribu barel/hari, dikirim ke kilang mini di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu yang dikelola PT Tri Wahana Universal (TWU). "Rencananya empat sumur minyak yang ada, produksinya masing-masing ditingkatkan berkisar 8 ribu barel per hari," ucapnya.
Ia menambahkan, produksi minyak Blok Cepu yang sudah berjalan, selama ini, setelah berada di tempat penampungan di lepas pantai Tuban, selanjutnya dikirim ke Balikpapan atau Cilacap, untuk diolah.
"Begitu pula, setelah ini tetap sama, bisa dikirim ke Balikpapan atau Cilacap," jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Bagian Sumber Daya Air dan Mineral Pemkab Bojonegoro, Fajar Yudhi menyatakan, pemkab menyambut baik peningkatan produksi minyak Blok Cepu itu. Paling tidak, dengan adanya peningkatan produksi tersebut, bisa meningkatan perolehan dana bagi hasil migas untuk Bojonegoro.
Ia menyebutkan, produksi minyak siap jual Blok Cepu 2011, triwulan kedua mencapai 3,87 juta barel atau 53, 13 persen dari prognosa yang ditetapkan sebesar 7,3 juta barel.
"Dengan adanya peningkatan produksi, pada tahun 2012 produksi siap jual Blok Cepu akan meningkat," katanya menambahkan.
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.