Surabaya - Pelatih Tim Nasional U-23 Rahmad Darmawan berharap laga uji coba melawan Bali Devata dan Persebaya 1927, bisa memberikan gambaran mengenai komposisi pemain inti untuk diterjunkan pada SEA Games 2011.
Ditemui wartawan di Surabaya, Senin, ia mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan kesempatan sama kepada semua pemain untuk turun pada dua laga uji coba yang digelar di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Selasa (23/8) dan Rabu (24/8) itu.
"Saya ingin semua pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya, karena saya ingin mendapatkan gambaran komposisi pemain untuk pembentukan tim inti. Saya akan mencoba pemain di semua posisi," ujarnya.
Sebelumnya, Timnas U-23 telah menjalani laga uji coba melawan Timnas Senior di Stadion Manahan Solo yang berakhir 1-1.
Namun, Rahmad Darmawan menilai permainan anak asuhnya belum maksimal, karena masih banyak kelemahan yang harus dibenahi.
Setelah laga uji coba melawan dua tim LPI di Surabaya, seluruh pemain Timnas U-23 mendapatkan libur Lebaran dan kembali menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta pada 4-10 September 2011.
Selanjutnya, tim proyeksi SEA Games 2011 itu bertolak menuju Hong Kong untuk mengadakan pemusatan latihan pada 11-22 September 2011, sekaligus melakukan beberapa laga uji coba.
"Beberapa laga uji coba di bulan September itu akan menjadi seleksi akhir untuk penentuan skuad inti SEA Games," tambah pelatih yang akrab disapa "RD" itu.
Mantan pelatih Sriwijaya FC itu, belum berani memastikan berapa pemain yang masuk tim inti, karena masih menunggu petunjuk dari PSSI.
"Saya belum tahu, apakah 22 atau 24 pemain yang akan didaftarkan untuk SEA Games. Yang jelas, saya akan mencari pemain yang kualitas dan kemampuannya benar-benar bagus," ujarnya.
Secara terpisah, Asisten Pelatih Persebaya Ibnu Grahan mengatakan bahwa timnya siap memberikan perlawanan maksimal kepada Timnas U-23 pada laga uji coba, Rabu (24/8) malam.
"Meskipun hanya laga uji coba, tapi anak-anak siap tampil maksimal dan menguji permainan timnas," katanya.
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.