Batu - Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur, menghadirkan "Kampung Budaya dan Seni" dalam "Festival Putri Bulan" di Kota Batu, Minggu. Salah satu seniman, Addy Prana, menjelaskan, kampung budaya dan seni merupakan kegiatan yang menawarkan kesenian khas berbagai daerah di Jawa Timur, ditambah pameran lukisan serta pahatan dari sejumlah seniman. "Kami berkumpul dalam acara ini untuk membangkitkan lagi budaya dan seni lokal di berbagai wilayah Jawa Timur," kata Addy yang juga seniman asal Lawang, Kabupaten Malang, tersebut. Dengan adanya kegiatan berbentuk kampung budaya dan seni ini diharapkan dapat memicu seniman-seniman lokal untuk terus berkarya dan mengapresiasikan diri. Addy menjelaskan, kegiatan ini akan terus dilakukan setiap bulan dengan menampilkan berbagai karya seniman seperti seniman pahat, ukir, serta seniman lukis. "Kita harapkan para seniman merasa terpanggil dengan kegiatan kampung budaya dan seni ini, sehingga mereka akan terus berkarya," katanya. Kegiatan yang dilakukan hingga sore tersebut, dihadiri sejumlah seniman dari Jawa Timur serta berbagai daerah di Indonesia. Dalam kegiatan itu pula ditampilkan kesenian jaranan, festival lagu keroncong untuk anak-anak serta lomba melukis. Ketua Panitia kegiatan, Henri Nurcahyo, mengatakan, festival yang digelar di halaman "Putri Bulan Cottage", Jalan Bukit Berbunga, Kota Batu tersebut, juga menggelar workshop antarkomunitas seni. "Kita di sini mempertemukan pelaku pariwisata dengan pelaku kesenian dalam bentuk pameran, pergelaran, demo atau unjuk kesenian, dan kerajinan serta aktivitas lainnya," katanya. Selain itu, juga digelar musik akustik, tari, baca puisi, pameran seni rupa (lukis, patung, keramik, fotografi), lomba mewarnai dan lomba melukis untuk anak-anak.


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026