Mahasiswa diberi kebebasan untuk pengembangan dirinyaSurabaya (ANTARA) - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) berkolaborasi dengan Universitas Jember (Unej) untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang handal dan siap kerja.
“PT SIER ingin terus berkontribusi dalam pengembangan SDM di Tanah Air. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu cara yang kami tempuh, selain pemberian beasiswa dan beragam pelatihan yang selama ini rutin kami gelar,” kata Direktur Utama (Dirut) PT SIER Didik Prasetiyono di Surabaya, Senin.
Kolaborasi tersebut tertuang melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh Rektor Unej Iwan Taruna dan Dirut PT SIER Didik Prasetiyono di Auditorium Fakultas Hukum Unej pada 3 Desember lalu.
Didik mengungkapkan, SIER sebagai bagian dari dunia usaha bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri melalui pelaksanaan konsep “Kampus Merdeka”, sebagai bagian dari kebijakan "Merdeka Belajar" oleh Kemendikbudristek.
“Kita semua dalam satu frekuensi untuk mengolaborasikan perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri untuk sama-sama memajukan bangsa. Mahasiswa mempraktikkan teori yang mereka dapatkan di bangku kuliah dengan terjun langsung ke dunia usaha. Sedangkan kami dapat masuk ke perguruan tinggi untuk menghadirkan beragam dinamika tantangan dunia bisnis," ujarnya.
Didik meyakini kolaborasi ini menghasilkan keterpaduan yang sinergis dalam mewujudkan SDM maju dan dunia usaha-dunia industri kompetitif.
Mengutip Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim yang menyebut 80 persen mahasiswa setelah lulus bekerja tidak sesuai program studinya selama kuliah yang menunjukkan pengembangan SDM berjalan sangat dinamis.
Didik menjelaskan, sesuai semangat “Merdeka Belajar” dan “Kampus Merdeka”, mahasiswa diberi kebebasan untuk pengembangan dirinya termasuk melalui kolaborasi dengan dunia usaha.
“Dalam konteks kolaborasi dengan Unej, mahasiswa berbagai jurusan bisa belajar soal manajemen keuangan, SDM, pengelolaan air limbah, kawasan industri, diplomasi bisnis, strategi pemasaran, dan berbagai aspek lain yang dijalankan oleh PT SIER,” ucapnya.
PT SIER, lanjut Didik, mengelola sekitar 1.000 hektare lahan kawasan industri yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan.
Di dalamnya terdapat ratusan perusahaan dalam dan luar negeri yang telah menyerap ratusan ribu lapangan pekerjaan.
“SIER bisa menjadi semacam 'living lab', wadah bagi mahasiswa dalam melihat masalah serta tantangan dunia bisnis dan langsung mencari solusinya,” kata Didong, sapaan akrabnya.
Pewarta: Hanif NashrullahEditor : Fiqih Arfani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.