Jakarta - Dua pengurus provinsi (pengprov) PSSI terancam kehilangan hak pilihnya pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/7), karena nama-nama delegasi yang dikirim ditolak oleh Komite Normalisasi.
Anggota Komite Normalisasi, Joko Driyono di Jakarta, Selasa mengatakan, dua pengprov yang terancam tidak bisa menyalurkan hak pilihnya adalah pengrov Sumatra Utara (Sumut) dan pengprov Sulawesi Utara (Sulut).
"Surat mandat bagi delegasi harus disetujui oleh ketua dan sekretaris. Tapi masa kerja ketua bagi kedua pengprov itu telah habis. Jadi kami terpaksa menolak nama-nama delegasi yang dimasukkan ke Komite Normalisasi," katanya.
Menurut dia, kedua pengprov itu meski terancam tidak bisa menyalurkan hak pilihnya tetap masih punya peluang untuk memperbaiki tata cara dalam menentukan delegasi yang akan dikirim ke KLB di Solo nanti.
Untuk menentukan delegasi yang nantinya berhak menyalurkan hak pilihnya, kata dia, adalah sesuai hasil keputusan rapat pengurus harian masing-masing pengprov PSSI itu.
"Kami menunggu hingga tanggal 7 Juli nanti. Jika tidak memasukkan nama-nama delegasi maka kedua pengprov kehilangan hak suaranya," kata pelaksana tugas Sekjen PSSI itu.
CEO PT Liga Indonesia itu menambahkan, pada awalnya ada enam pemilik suara yang bermasalah. Empat di antaranya sudah bisa diselesaikan dan berhak menyalurkan hak pilihnya pada KLB PSSI di Solo, Jawa Tengan nanti.
Empat pemilik suara yang telah terselesaikan permasalahannya adalah klub ISP Purworejo, Perseka Kaimana, Persewangi Banyuwangi dan Persisum Sumbawa.
"Pada kongres nanti juga ada pergantian pemilik suara. Klub Maung Bandung harus digantikan oleh Gresik Putra. Kami telah mengomunikasikan dengan klub terkait penggantian ini," katanya menjelaskan.
Klub Maung Bandung digantikan oleh klub Gresik Putra setelah tim asal Bandung itu dinyatakan kalah pada pertandingan Divisi III dan dihukum pengurangan tiga poin. Dengan kondisi itu Maung Bandung harus melorot keposisi empat. Sebelumnya klub ini berada di posisi tiga klasemen dan berhak mendapatkan hak suara di kongres.
Pada KLB PSSI nanti yang berhak menyalurkan hak pilihnya sebanyak 101 suara yang terdiri dari 16 klub ISL, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 klub Divisi Dua dan 10 klub Divisi Tiga. *
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.