"Selama ini Pemkab Banyuwangi telah banyak membantu NU. Ada banyak program-program yang telah dilakukan secara sinergis. Ini tentu perlu untuk terus dilanjutkan," katanya dalam acara halal bihalal yang digelar PCNU Banyuwangi, Kamis.
Menurut dia, dukungan NU terhadap pemerintahan tidak sekadar tuntutan konstitusional, namun telah menjadi ajaran agama yang harus ditaati. Mengutip dari kitab Bugyatur Mustarsyidin, katanya, seluruh umat Islam wajib menaati pemerintahan yang sah selama bertujuan untuk kemaslahatan rakyat.
"Bagi kami, mendukung pemerintahan yang sah ini adalah ajaran agama. Syariat yang harus kami taati," tuturnya.
Rais Syuriah NU Banyuwangi, KH Zainullah Marwan juga mendoakan agar ke depan sinergitas antara Pemkab Banyuwangi dan Nahdlatul Ulama dapat melahirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat.
"Jika antara NU dan pemerintah bisa bersinergi, maka kami yakin akan bisa mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Banyuwangi," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut baik ajakan dari NU Banyuwangi.
"Kolaborasi pemerintah dengan berbagai kalangan akan mendorong program-program semakin cepat terlaksana," kata Bupati Ipuk saat menghadiri acara halal bihalal PCNU Banyuwangi.
Dalam acara halal bihalal PCNU Banyuwangi, dihadiri para pengurus NU, mulai jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah di tingkat Cabang hingga MWC NU, badan otonom dan lembaga. Tampak sejumlah kiai sepuh Banyuwangi, KH Fakhrudin Mannan, KH Abdillah Mukhtar, KH Muwafiq Amir, dan sejumlah kiai lainnya. (*)
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.