Debat bagi kami bukan saling kritik dan serang-menyerang, tetapi bagaimana meyakinkan masyarakat siapa yang lebih layak memimpin Indonesia
Banyuwangi (Antaranews Jatim) - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa debat bukan saling mengkritik, akan tetapi untuk meyakinkan masyarakat terhadap calon pemimpin yang layak memimpin Indonesia.

"Debat bagi kami bukan saling kritik dan serang-menyerang, tetapi bagaimana meyakinkan masyarakat siapa yang lebih layak memimpin Indonesia, siapa yang memiliki program yang lebih menyentuh kesejahteraan masyarakat, siapa yang menghadirkan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan nelayan serta lainnya. Bukan saling serang-menyerang," kata Sandiaga Uno usai berdialog dengan pendukungnya yang dikemas dalam kegiatan "Talk Show Sukses di Usia Muda bersama Sandiaga S Uno" di Banyuwangi, Kamis.

Mengenai kesiapannya menghadapi debat cawapres pada 17 Maret 2019, Sandiaga menyatakan sudah siap, namun juga mengaku sungkan berdebat dengan Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin.

"Yang pasti sungkanlah, beliau (KH Ma'ruf Amin) kan seorang ulama dan seorang kiai yang sangat saya muliakan. Umur saya juga setengah dari umur beliau dan buat saya ini berada di posisi yang cukup dilematis. Sedangkan pendukung mengharapkan perdebatan sengit, sementara saya dididik untuk hormat dan santun kepada yang lebih tua," ujarnya.

Sandiaga menambahkan, salah satu persiapan menghadapi debat cawapres adalah melakukan kunjungan ke Banyuwangi untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terkait aspek ketenagakerjaan, pendidikan dan kesehatan.

"Salah satunya kunjungan ke Banyuwangi ini untuk mendengarkan langsung dari aspek ketenagakerjaan dan lainnya, dan tadi ada perwakilan guru yang menuntut penghapusan skema outsourcing dan peningkatan kesejahteraan guru," paparnya.

Dari pantauan Antara, ratusan milenial (anak muda) pendukung Cawapres Sandiaga Uno mengikuti kegiatan "Talk Show Sukses di Usia Muda bersama Sandiaga S Uno".

Sebelumnya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga bersilaturahim ke beberapa pondok pesantren di Kecamatan Wongsorejo, yang merupakan kecamatan di ujung utara Kabupaten Banyuwangi. (*)

Baca juga: Kedatangan Sandiaga di Banyuwangi Disambut Pendukung Jokowi-Ma'ruf (Video)

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026