Bupati Banyuwangi Rapat Maraton Bahas Pengembangan Objek Wisata

id Wisata banyuwangi, bupati Anas, bupati banyuwangi

Bupati Banyuwangi Rapat Maraton Bahas Pengembangan Objek Wisata

Suasana saat Bupati Abdullah Azwar Anas memimpin rapat. (Istimewa)

Pemkab Banyuwangi sudah menyiapkan 10 pos kesehatan menyambut libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, 18 Puskesmas siaga 24 jam. Sebanyak 444 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, driver, dan tenaga lainnya.
Banyuwangi (Antaranews Jatim) - Liburan akhir tahun dimanfaatkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk menggelar sejumlah rapat maraton dan mengecek sejumlah destinasi wisata sekaligus menyiapkan pengembangan lanjutannya.

“Ini bersama jajaran kita menyiapkan berbagai program yang siap langsung dilaksanakan pada awal 2019. Sudah kita bahas akhir tahun ini, dan awal 2019 sudah langsung jalan beberapa program,” ujar Anas di kantor Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

“Dua hari ini kita juga kunjungi satu per satu beberapa destinasi, sekaligus disiapkan skema pengembangan lanjutan. Kemarin juga dikunjungi Menteri BUMN Bu Rini Soemarno, dan beliau memberi target waktu untuk realisasi beberapa pengembangan destinasi,” ucap Anas.

Anas mencontohkan skema pengembangan lanjutan untuk dua destinasi, yaitu Pantai Pulau Merah dan De Djawatan, yang berada di wilayah pengelolaan BUMN Perum Perhutani.

“Di Pantai Pulau Merah, BUMN akan bersinergi dengan warga untuk pengembangan lebih lanjut, biar semakin ramai dan membawa berkah ekonomi bagi warga sekitar. Yang memimpin Perhutani. Dirut Perhutani juga sudah rapat dengan kami setelah kunjungan Menteri BUMN. Awal 2019 sudah mulai, ada target waktu dari Menteri BUMN,” ujar Anas.

“Sudah kita rapatkan maraton bersama Perhutani, dan disambung dengan mendengar masukan dari penilai Global Geopark Network (GGN) Unesco karena Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai kawasan geopark nasional,” kata Anas.

Demikian pula De Djawatan yang kini menjadi favorit baru wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi. Hutan dengan jejeran pohon ratusan tahun yang menjulang tinggi menjadi daya tarik tersendiri. Destinasi itu sering disebut mirip latar film “Lord of The Rings”.

“Pemkab Banyuwangi dan BUMN akan melibatkan LIPI dan perguruan tinggi untuk menjadikan De Djawatan sebagai semacam kebun raya mini. Di sana nanti ada laboratorium tentang berbagai jenis tanaman. Jadi ada unsur edukasinya, selain menyajikan pemandangan hutan yang menawan,” ujar Anas.

Pada akhir tahun ini, Anas juga menggelar rapat dengan jajaran organisasi perangkat daerah, di antaranya untuk mengecek pelayanan kesehatan saat libur panjang, termasuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan seperti kecelakaan.

“Pemkab Banyuwangi sudah menyiapkan 10 pos kesehatan menyambut libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, 18 Puskesmas siaga 24 jam. Sebanyak 444 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, driver, dan tenaga lainnya,” ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar