Pasokan listrik sebesar 366 MVA akan diambil melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Probolinggo-Grati, dengan membangun Gardu Induk 150 kV Tongas kapasitas 60 MVA di tahap pertama dan sisanya akan ditambahkan sesuai kebutuhan hingga 311 MVA.
Surabaya (Antaranews Jatim) - PLN Distribusi Jawa Timur siap memasok listrik sebesar 366 MVA di kawasan industri Pasuruan Jawa Timur, dengan rincian 311 MVA untuk Industri Jatim Probolinggo dan Tongas (Jatiproton), serta 55,08 MVA untuk kawasan industri Pasuruan Industri Estate Rembang (PIER).

Manajer PLN Area Pasuruan, Agus Setiono di Surabaya, Senin mengatakan kepastian pasokan setelah adanya kerja sama antara PLN dengan PT SIER dan PT JatiprotonInternasional Indonesia, serta PT Pilar Bahtera Energy.

Ia mengatakan, pasokan listrik sebesar 366 MVA akan diambil melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Probolinggo-Grati, dengan membangun Gardu Induk 150 kV Tongas kapasitas 60 MVA di tahap pertama dan sisanya akan ditambahkan sesuai kebutuhan hingga 311 MVA.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan di PIER sebesar 55.08 MVA, PLN akan memanfaatkan Gardu Induk PIER yang saat ini baru dibebani 50 MW dari kapasitas yang ada 110 MVA, sehingga bila dirasa kurang akan bisa menambahkan Trafo di GI PIER.

"Kami memastikan mendukung keinginan pelanggan di kedua kawasan industri tersebut yang menginginkan pasokan listrik tanpa padam, tanpa kedip dan tanpa investasi dengan membangun sistem kelistrikan di kawasan tersebut secara cluster," katanya.

Ia mengatakan, akan ada tiga sistem cluster yang dibuat dan disiapkan, yakni Super Ultima untuk pelanggan layanan tanpa padam, tanpa kedip dan tanpa investasi, kemudian Super Premium untuk pelanggan layanan tanpa padam, dan cluster Reguler.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo mengatakan, PLN akan terus berkomitmen menyediakan tenaga listrik bagi para pelaku usaha, termasuk untuk memajukan perekonomian di Jawa Timur.

"Kerja sama ini bertujuan membangun komitmen saling bersinergi dalam pemenuhan tenaga listrik yang andal, serta untuk mendorong investor di Kawasan Industri PIER dan Kawasan Industri Jatiproton Tongas," katanya.

Presiden Direktur PT Jatiproton Internasional Indonesia, Bambang Resmianto berharap pasokan listrik yang dijanjikan PT PLN memiliki keandalan tinggi, dan memberikan layanan tanpa padam.

"Hal ini karena Industri manufaktur yang akan menempati kawasan industri seluas lebih dari 1.100 hektare ini merupakan industri dengan mengunakan peralatan berteknologi tinggi bahkan beberapa pelanggan lainnya mengharapkan layanan tidak kedip," katanya. (*)

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026