GVC Holdings, operator perjudian dan judi daring, melonjak 5,39 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Vodafone Group dan St James's Place, yang masing-masing meningkat 3,61 persen dan 2,36 persen.
Sementara itu, Sage Group, perusahaan perangkat lunak multinasional Inggris, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 5,14 persen.
Disusul oleh saham Pearson, perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, yang berkurang 2,86 persen, serta perusahaan investasi hipotek Scottish turun 2,55 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (30/7), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt berkurang 62,20 poin atau 0,48 persen, menjadi 12.798,20 poin.
Perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman SAP mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya merosot 1,92 persen.
Disusul oleh saham raksasa industri Thyssenkrupp dan kelompok energi E.ON, yang masing-masing kehilangan 1,72 persen dan 1,25 persen.
Di sisi lain, Deutsche Bank, membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 2,95 persen.
Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Lufthansa dan Commerzbank, yang masing-masing naik 1,28 persen dan 1,12 persen.
Deutsche Bank adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari ini dengan nilai transaksi mencapai 167,73 juta euro (195,97 juta dolar AS).
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (30/7), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,37 persen atau 20,54 poin, menjadi 5.491,22 poin.
Sebanyak 23 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 mengalami penurunan harga.
STMicroelectronics, perusahaan elektronik multinasional Prancis-Italia dan produsen semikonduktor jatuh 2,63 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Air Liquide, perusahaan multinasional Prancis yang memasok gas dan jasa-jasa ke berbagai industri yang merosot 2,51 persen, serta perusahaan listrik multinasional Prancis Engie S.A. turun 2,47 persen.
Sementara itu, produsen mobil multinasional Prancis Peugeot menguat 2,16 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham konglomerat media massa multinasional Prancis, Vivendi, yang naik 1,66 persen, serta perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole bertambah 1,02 persen.
Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (30/7), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik tipis 0,03 persen atau 3,20 poin, menjadi 9.871,10 poin.
Sebanyak 16 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.
Perusahaan asuransi Mapfre meningkat 2,45 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Disusul oleh saham bank keempat terbesar Spanyol Bankia yang naik 1,93 persen, dan bank ketiga terbesar Spanyol Caixabank menguatk 1,50 persen.
Di sisi lain, perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial jatuh 3,64 persen, mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan.
Diikuti oleh saham perusahaan infrastruktur Tecnicas Reunidas kehilangan 2,46 persen dan perusahaan telekomunikasi Cellnex turun 1,74 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.