Kepala Stasiun Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates Musripan di Malang, Jawa Timur, mengakui gempa yang mengguncang wilayah Malang raya terjadi lima kali berturut-turut dalam rentang waktu tidak terlalu lama dari gempa sebelumnya.
"Meski terjadi lima kali berturut-turut, gempa tidak ada berdampak apa-apa terhadap kondisi lingkungan alam. Untuk sementara masih aman dan mudah-mudahan memang aman untuk seterusnya," kata Musripan.
Berikut ini data gempa bumi dari BMKG Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Info Gempa berkekuatan Mag:4.7 SR, terjadi pada 28 Juli 2018 sekitar pukul 07:14:01 WIB, dengan lokasi 9.44 LS,112.87 BT (134 km Tenggara Kabupaten Malang-Jawa Timur), berkedalaman 10 Kilometer: BMKG-PGR VII.
Gempa selanjutnya, berkekuatan Mag:4.7 SR, terjadi pada pukul 07:15:53 WIB, Lokasi 9.46 LS,112.84 BT (136 km Tenggara Kabupaten Malang-Jatim), Kedalaman 10 Km : BMKG-PGR VII.
Disusul gempa ketiga berkekuatan Mag:3.6 SR, pada pukul 07:30:58 WIB, Lokasi 9.32 LS,112.86 BT (136 km Tenggara Kabupaten Malang-Jatim), Kedalaman:10 Km :BMKG-TRT.
Gempa selanjutnya berkekuatan Mag:3.4 SR, pada pukul 08:10:08 WIB, Lokasi 9.50 LS,112.84 BT (140 km Tenggara Kabupaten Malang-Jatim), Kedalaman:10 Km :BMKG-PGR VII.
Dan, gempa terakhir berkekuatan Mag:4.0 SR, pada pukul 08:22:04 WIB, Lokasi 9.48 LS,112.78 BT (137 km Tenggara Kabupaten Malang-Jatim), Kedalaman: 9 Km :BMKG-PGR VII.
"Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan dan gempa lima kali berturut-urut tadi tidak berpotensi tsunami. Insya Allah aman," tuturnya.(*)
Pewarta: Endang SukarelawatiEditor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.