Kalau keberangkatan penumpang dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember hari ini masih sama dengan hari Sabtu (9/6), namun kedatangan penumpang hari ini diprediksi lebih banyak dibandingkan kemarin
Jember (Antaranews Jatim) - Volume penumpang kereta api di sejumlah stasiun wilayah Daerah Operasi 9 Jember mulai Banyuwangi hingga Pasuruan, Jawa Timur, mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Arus mudik di sejumlah stasiun mulai meningkat sejak Jumat (8/6) sore, bahkan sejumlah kereta api yang menuju ke Surabaya seperti KA Mutiara Timur malam, KA Mutiara Timur siang, dan KA Probowangi penuh," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Luqman Arif di Kabupaten Jember, Minggu.

Menurutnya peningkatan yang cukup signifikan terlihat pada kedatangan penumpang di sejumlah stasiun di wilayah kerja Daop 9 Jember seperti di Stasiun Jember yang datang dari berbagai daerah.

"Kalau keberangkatan penumpang dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember hari ini masih sama dengan hari Sabtu (9/6), namun kedatangan penumpang hari ini diprediksi lebih banyak dibandingkan kemarin," tuturnya.

Memasuki hari keenam masa angkutan Lebaran 2018, lanjut dia, sebanyak 24.734 penumpang KA telah diberangkatkan menuju ke kampung halaman masing-masing yang terdiri dari 2.457 penumpang kelas eksekutif, 2.294 penumpang kelas bisnis, 13.013 penumpang kelas ekonomi dan 6.970 penumpang KA lokal.

"Berdasarkan data, jumlah penumpang pada pada 5 Juni 2018 atau "H-10" Lebaran tercatat sebanyak 3.919 orang, kemudian pada 6 Juni 2018 (H-9 Lebaran) sebanyak 4.436 orang, pada "H-8" Lebaran sebanyak 4.974 orang, pada "H-7" Lebaran sebanyak 5.746 orang, kemudian pada Sabtu (9/6) meningkat menjadi 5.659 orang," katanya.

Ia menjelaskan jumlah penumpang sejak Selasa (5/6) hingga Sabtu (9/6) terus mengalami peningkatan seiring dengan liburnya aparatur sipil negara (ASN), pegawai swasta, dan libur sekolah.

"Sejak hari Sabtu (9/6) sampai dengan "H-1" Lebaran atau 14 Juni 2018 tercatat keberangkatan KA jarak jauh di Daop 9 yakni KA Sri tanjung, Logawa dan Ranggajati telah habis terpesan. Kondisi yang sama juga terjadi pada KA jarak menengah Probowangi juga telah habis sampai dengan Kamis (14/6)," ujarnya.

Luqman mengatakan tiket KA jarak menengah seperti KA Mutiara timur siang, KA Mutiara timur malam dan KA Tawang alun okupansinya sekitar 90 persen sampai dengan 14 Juni 2018 karena biasanya pemudik memesan tiket secara mendadak atau "go show".

Di wilayah Daop 9 Jember setiap hari terdapat tujuh keberangkatan KA jarak jauh yakni KA Mutiara Timur siang dengan relasi Banyuwangi - Surabaya, kemudian KA Mutiara Timur malam dengan relasi Banyuwangi - Surabaya, KA Sri tanjung dengan relasi Banyuwangi - Lempuyangan Yogyakarta, KA Probowangi dengan relasi Banyuwangi - Surabaya.

Kemudian KA Tawang alun dengan relasi Banyuwangi - Malang, KA Logawa dengan relasi Jember - Purwokerto, dan  KA Rangga jati dengan relasi Jember - Cirebon, serta KA lokal sebanyak empat kali perjalanan yaitu KA lokal Pandan wangi relasi Jember - Banyuwangi. (*)

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026