Uji laboratorium itu dilakukan dengan tujuan untuk memeriksa kualitas daging yang keluar dari RPH, agar benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten ProbolinggoProbolinggo (Antaranews Jatim) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terus meningkatkan penjaminan pangan asal hewan dengan melakukan pemeriksaan secara rutin kualitas daging dari rumah potong hewan di wilayah setempat ke laboratorium.
"Setiap bulan, kami mengirimkan sampel daging dari enam RPH di Probolinggo ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Malang untuk dilakukan uji TPC, Salmonella, Ecolly, Staphilococcus dan Coliform," kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Nikolas Nuryulianto di Probolinggo, Selasa.
Menurutnya uji laboratorium tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan penjaminan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).
"Uji laboratorium itu dilakukan dengan tujuan untuk memeriksa kualitas daging yang keluar dari RPH, agar benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo," tuturnya.
Ia mengatakan RPH di Kabupaten Probolinggo saat ini sudah bersertifikat halal dari MUI Jawa Timur serta memiliki keurmaster (orang yang memeriksa kualitas suatu daging yang hendak dikonsumsi oleh manusia).
"Daging adalah bahan pangan yang sangat bermanfaat bagi manusia karena banyak mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh manusia. Zat-zat tersebut meliputi protein, karbohidrat, lemak, mineral, vitamin dan air," katanya.
Nikolas menjelaskan daging merupakan bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan karena memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh pertumbuhan mikroorganisme dan keberadaan mikroorganisme dalam daging dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan, padahal daging merupakan bahan pangan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat.
"Kualitas daging yang kurang baik jika dikonsumsi oleh masyarakat bisa mengakibatkan terganggunya kesehatan, sehingga untuk meningkatkan kualitas daging yang beredar di masyarakat harus dilakukan pemeriksaan, agar masyarakat mengonsumsi daging dengan kualitas baik dan sehat," ujarnya. (*)
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.