Madiun (Antara Jatim) - Harga komoditas beras di sejumlah pasar tradisional Kota Madiun, Jawa Timur terpantau masih tinggi hingga Rp10.000 per kiligramnya untuk jenis beras kualitas biasa IR 64.

"Beras IR 64 biasanya Rp8.000 hingga Rp8.500 per kilogram, kini terus naik menjadi Rp9.700 bahkan ada yang jual hingga Rp10.000 per kilonya," ujar Sulastri, pedagang barang kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun, Rabu. 

Menurut dia, kenaikan harga beras tersebut sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Kenaikan terjadi sudah di tingkat distributor.

Kondisi yang sama terjadi untuk beras kualitas super jenis mentik dan bengawan. Komoditas tersebut naik dari Rp10.000 menjadi kisaran Rp11.000 hinggga Rp11.500 per kilogram.

Sulastri menjelaskan, tidak hanya beras, sejumlah kebutuhan pangan lainnya juga mengalami kenaikan harga menjelang hari raya Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Seperti telur ayam ras naik bertahap dari biasanya hanya Rp18.000 per kilogram, kini sudah tembus Rp23.500 per kilogram. Sedangkan harga daging ayam broiler naik dari Rp29.000 menjadi Rp32.000 per kilogram.

Harga sayuran juga terpantau naik. Harga cabai keriting naik dari Rp28.000 per kilogram menjadi Rp31.000 per kilogram, cabai merah besar juga naik di kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 menjadi Rp31.000 per kilogram, dan cabai rawit yang sebelumnya Rp16.000 per kilogram kini menembus Rp30.000. 

Kemudian kentang tembus hingga Rp15.000 per kilogram dari sebelumnya Rp12.000 per kilogram, tomat dar Rp8.000 menjadi Rp11.000 per kilogram, dan wortel dari kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono membenarkan tentang adanya kenaikan harga sejumlah komoditas menjelang hari raya Natal 2017 dan tahun baru 2018. Hal itu dipicu oleh kebutuhan masyarakat akan pangan yang meningkat jelang momentum hari raya.

"Memang permintaan menjelang Natal cenderung tinggi. Jadi ada kenaikan harga," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono. 

Meski terjadi peningkatan harga, pihaknya memastikan pasokan bahan makanan tersebut ke Kota Madiun dalam kondisi aman dan lancar. 

Untuk mengantisipasi harga agar tidak terus naik, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim Satgas Pangan setempat dan instansi terkait, salah satunya dengan Bulog Madiun guna melakukan operasi pasar jika memang sangat diperlukan. (*)


Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026