London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Selasa (12/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,17 persen atau 12,90 poin menjadi 7.400,69 poin.

Ashtead Group, perusahaan penyewaan peralatan industri Inggris, melonjak 4,45 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Barclays dan Royal Bank of Scotland Group, yang masing-masing meningkat 2,52 persen dan 2,42 persen.

Di sisi lain, perusahaan penambangan emas global Randgold Resources mengalami kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 2,94 persen.

Diikuti oleh saham Fresnillo, perusahaan logam multinasional terkemuka yang merosot 2,30 persen, dan Persimmon, perusahaan pengembangan perumahan Inggris, turun 2,04 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih kuat pada Selasa (12/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 49,53 poin atau 0,40 persen menjadi 12.524,77 poin.

Perusahaan jasa perbankan dan keuangan global Jerman, Deutsche Bank, membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya melonjak 3,80 persen.

Berikutnya, saham Commerzbank dan produsen otomotif Volkswagen yang masing-masing meningkat 2,43 persen dan 1,69 persen.

Di sisi lain, kelompok energi RWE mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,66 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi lainnya, E.ON, yang berkurang 2,03 persen, serta perusahaan kimia dan barang konsumsi Henkel turun 0,82 persen.

Pembuat otomotif Daimler merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 263,17 juta euro (314,04 juta dolar AS).

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada Selasa (12/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,62 persen atau 32,30 poin menjadi 5.209,01 poin.

Sebanyak 28 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil mencatat kenaikan.

Produsen mobil Prancis Peugeot melonjak 3,76 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham kelompok perbankan Prancis Societe Generale yang meningkat 2,63 persen, dan raksasa keuangan internasional Prancis lainnya, BNP Parisbas, naik 2,40 persen.

Sementara itu, Vinci, perusahaan Prancis di bidang konsesi dan konstruksi, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan turun 1,20 persen.

Diikuti oleh saham produsen minuman suling Prancis Pernod Ricard yang turun tipis 0,81 persen, dan kelompok manajemen energi Prancis Engie melemah 0,67 persen.

Di Spanyol, bursa saham Spanyol ditutup menguat pada Selasa (12/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,13 persen atau 13,6 poin menjadi 10.336,20 poin.

Sebanyak 11 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil membukukan kenaikan.

Peritel terkemuka dunia Inditex naik 1,91 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer), diikuti oleh perusahaan asuransi Mapfre dan bank terbesar Spanyol Banco Santander yang masing-masing naik 0,89 persen dan 0,89 persen.

Sementara itu, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa jatuh 4,30 persen, pencetak kerugian terbesar (top loser), diikuti operator jasa-jasa dan infrastruktur global Ferrovial yang kehilangan 1,96 persen dan operator bandara Spanyol AENA turun 1,46 persen.
 (*)


Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026