Sumenep (Antara Jatim) - Manajemen Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) memperkirakan eksploitasi di lapangan gas MAC di perairan sebelah selatan Pulau Giligenting dan Giliraja, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada pertengahan 2019.
"Namun, kalau semuanya berjalan sebagaimana mestinya, bisa saja kegiatan tersebut mulai dilakukan pada akhir 2018. Estimasi kami memang pada kisaran akhir 2018 hingga pertengahan 2019," kata Head of Relations HCML Hamim Tohari di Sumenep, Selasa.
Pada Selasa siang, SKK Migas Perwakilan Jabanusa dan HCML menggelar sosialisasi tambahan rencana pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait bagi warga Pulau Giligenting di aula Kantor Kecamatan Giligenting.
Hamim menjelaskan, posisi lapangan gas MAC berada di sekitar 25 kilometer sebelah selatan Pulau Giligenting dan Giliraja.
Hasil eksplorasi lapangan MAC yang dilakukan pada 2012-2013 dinilai bagus dan selanjutnya dikembangkan dengan didahului oleh penyusunan dokumen analisasi mengenai dampak lingkungan (amdal).
Selain itu, beberapa waktu lalu, manajemen HCML melakukan survei laut untuk mengetahui kedalaman, arus, dan kondisi tanah bawah laut.
Selain untuk mengetahui sekaligus menentukan peralatan dalam rangka kegiatan atau tahapan selanjutnya, hasil survei laut juga bagian dari penyusunan dokumen amdal.
"Setiap kegiatan yang akan kami lakukan itu tentunya akan dikomunikasikan sekaligus butuh dukungan dari warga di sekitar daerah operasi," kata Hamim.
Sosialisasi tambahan rencana pengembangan lapangan gas MAC oleh SKK Migas Perwakilan Jabanusa dan HCML di aula Kantor Kecamatan Giligenting itu merupakan tindak lanjut atas hasil rapat dengar pendapat di Komisi I DPRD Sumenep.
Sebelumnya, pada 21 Februari 2017, pimpinan Komisi I DPRD Sumenep menggelar rapat guna menindaklanjuti aspirasi dari warga Pulau Giligenting dan Giliraja yang menilai manajemen HCML tidak melakukan sosialisasi atas rencana pengembangan lapangan gas MAC Blok Madura Strait.
Rapat tersebut merekomendasikan SKK Migas Perwakilan Jabanusa dan manajemen HCML agar melakukan sosialisasi tambahan bagi warga Pulau Giligenting dan Giliraja. (*)
Pewarta: Slamet HidayatEditor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.