Surabaya, (Antara Jatim) - Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal) Brigjen TNI Marinir Kasirun Situmorang secara resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AL Angkatan ke-46 T.A. 2016.
Keterangan pers yang diterima Antara di Surabaya, Selasa, menyebutkan upacara penutupan pendidikan yang dilaksanakan di Lapangan Kawah Candradimuka Puslatdiksarmil pada Senin (6/2) tersebut diikuti 519 siswa.
Rinciannya, 81 orang siswa Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla), 267 orang siswa Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) dan 171 orang adalah siswa Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar).
Komandan Kodiklatal Laksda TNI I.G. Putu Wijamahaadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wadan Kodiklatal menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa dalam menyelesaikan pendidikan sehingga berhak atas pangkat sersan dua meskipun masih harus
melanjutkan pendidikan tahap dasar golongan lanjutan di Pusdik-Pusdik terkait sesuai kejuruan masing-masing.
Menurut dia, dalam pendidikan tahap dasar golongan lanjutan di Pusdik-pusdik terkait hendaknya para siswa mempertahankan kemampuan serta menjaga kondisi fisik dan mental sesuai yang dipersyaratan sebagai prajurit TNI AL yang tanggap, tanggon, trengginas dan mampu mengubah pola pikir, pola sikap dan pola tindak sesuai Postur Prajurit
Bintara TNI AL.
Selain itu seorang Bintara TNI AL harus memiliki jiwa militansi yang kuat.
Untuk mewujudkan visi TNI AL menjadi Angkatan Laut yang berkelas dunia tidak hanya dibutuhkan Alut Sista yang memadai, serta pembangunan kekuatan berbasis kemampuan yang mampu menangkal dan menindak setiap ancaman militer dari luar maupun dari dalam negeri.
Namun, lanjutnya, yang lebih penting adalah profesionalisme prajurit sebagai pengawak Alut Sista yang moderen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.