"Rakyat ini harus mendapatkan pelayanan yang baik, tepat dan cepat. Dan Banyuwangi telah melakukan itu semua. Ini perlu dijaga keberlanjutannya dan terus ditingkatkan," katanya.
Jusuf Kalla melihat inovasi pemerintahan yang dilakukan oleh Banyuwangi sudah cukup baik. Banyuwangi sebagai daerah dengan berbagai kekurangan justru berubah menjadi daerah yang lebih baik.
"Banyuwangi itu dimana-mana menjadi contoh. Dari daerah yang dulu kurang menjadi daerah yang lebih," pujinya.
Pelayanan yang baik, cepat dan tepat itulah, menurut JK, yang diharapkan dari pelayanan yang diberikan oleh pegawai negeri.
"Pegawai negeri itu tugasnya melayani masyarakat. Intinya pelayanan. Jadi pelayanan yang tepat dan cepat itulah yang terbaik," kata JK, panggilan akrab Jusuf Kalla.
Dalam "Public Service Festival", ditampilkan beberapa inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi. Mulai dari pelayanan administratif, kesehatan, pendidikan hingga berbagai pelayanan sosial kepada masyarakat Banyuwangi.
Dalam bidang administratif, misalnya, Pemkab Banyuwangi mengembangkan pelayanan berbasis teknologi informasi, seperti halnya Program Smart Kampung, Lahir Procot Pulang Bawa Akta, Transparansi Pengelolaan Anggaran Keuangan Daerah, Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP), e-village budgeting dan monitoring.
Sedangkan dalam bidang pendidikan dan perlindungan anak, Banyuwangi mengembangkan pelayanan Siswa Asuh Sebaya (SAS), Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh) dan Banyuwangi Cildren Center (BCC).
Adapun dalam bidang kesehatan, inovasi yang dikembangkan oleh Banyuwangi sudah berbasis puskesmas. Seperti halnya membentuk tim yang memanfaatkan para pedagang sayur keliling untuk mencari para ibu hamil yang berisiko tinggi.
"Kami terus berupaya melakukan perbaikan. Misalnya soal pembangunan desa, ada e-village dan monitoring system. Bisa diklik titik-titik proyeknya, sampai ada foto-foto perkembangan pembangunannya. Jadi tidak bisa diselewengkan, tidak ada proyek ganda," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.(*)
Pewarta: Masuki M. AstroEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.