"Kami optimistis target pendapatan tiga objek wisata bisa tercapai, sebab sekarang peroleh pendapatan sudah mencapai Rp882,5 juta," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pariwisata Disbudpar Bojonegoro Tri Inmiarta, di Bojonegoro, Senin.
Bojonegoro (Antara Jatim) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Jawa Timur, optimistis target pendapatan tiga objek wisata yang dikelola pemerintah kabupaten (pemkab) sebesar Rp922,5 juta bisa tercapai.
    
"Kami optimistis target pendapatan tiga objek wisata bisa tercapai, sebab sekarang peroleh pendapatan sudah mencapai Rp882,5 juta," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pariwisata Disbudpar Bojonegoro Tri Inmiarta, di Bojonegoro, Senin.
    
Ia menyebutkan tiga objek wisata yang dikelola pemkab yaitu objek wisata air Dander di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem dan Waduk Pacal di Kecamatan Temayang.
    
Sesuai data, katanya, sejak 1 Januari sampai 14 Agustus objek wisata air Dander di Desa Dander, Kecamatan Dander, yang memperoleh target sebesar Rp630 juta sudah terealisasi Rp629.010.000.
    
Dalam waktu bersamaan, katanya, api abadi Kahyangan Api yang ditarget sebesar Rp247.500.000, mampu memperoleh pendapatan Rp291.525.000 dan Waduk Pacal dari target Rp45 juta sudah tercapai Rp62 juta.
    
"Perolehan pendapatan tiga objek wisata tahun ini meningkat tajam dibandingkan pendapatan tahun lalu," ucapnya menegaskan.
    
Menurut dia, meningkatnya pendapatan objek wisata itu karena adanya kenaikan tiket masuk tiga objek wisata itu yang semula Rp3.000 per orang, masing-masing menjadi Rp7.500 (kahyangan api), Rp9.000 (Dander) dan Rp5.000 (Waduk Pacal).
    
"Naiknya tiket masuk karena adanya pembenahan fasilitas di tiga objek wisata itu " ucapnya menambahkan.
    
Ia mencontohkan di Kahyangan Api sekarang ini dilengkapi dengan tempat pertapaan yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk melakukan semedi pada malam hari, selain juga berbagai fasilitas permainan anak-anak.
    
Petugas objek wisata Kahyangan Api dari Disbudpar Bojonegoro Sarji menambahkan pengunjung di objek wisata Kahyangan Api, selain wisatawan domestik (wisdom) lokal juga ada dari luar daerah seperti Gresik, dan Nganjuk.
    
"Pengunjungnya bisa mencapai 700 wisdom setiap libur akhir pekan," ucapnya menambahkan.
    
Ia menambahkan pengunjung yang datang selain ingin menikmati api abadi, juga menikmati sejuknya lokasi wisata setempat yang dikelilingi dengan hutan jati."Kalau ada yang membakar ayam panggang di Kahyangan Api biasanya warga di sekitar sini," ucapnya.  (*)


Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026